Ahmad Fuadi atau yang sering dikenal dengan “A Fuadi” sebagai nama penanya di novel, melalui karya yang luar biasa yakni Negeri 5 Menara membuatnya lebih dikenal oleh masyarakat Indonesia. Novel Negeri 5 Menara yang telah diadaptasi ke dalam sebuah film mencuri perhatian khalayak ramai. Novel tersebut mampu menginspirasi anak muda, khususnya mereka yang tinggal di pesantren dan merantau jauh untuk mencari ilmu.

Ahmad Fuadi merupakan lulusan Pondok Pesantren Modern Gontor, Jawa Timur. Pondok pesantren tersebut yang dijadikannya latar tempat di novel Negeri 5 Menara. Setelah lulus dari pondok pesantren, ia melanjutkan berkelana mencari ilmu ke Universitas Padjajaran Bandung. Ketika di bangku perkuliahan, ia sudah aktif menulis sehingga setelah lulus kuliah dengan berbekal segala kemampuannya ia diterima bekerja di Majalah Tempo.

Ahmad Fuadi untuk pertama kalinya diberikan kepercayaan dan kesempatan emas oleh Majalah Tempo untuk menjadi koresponden internasional yang ditempatkan di Washington DC, Amerika Serikat. Berawal dari kesempatan emas itu, ia mendapat beberapa keberuntungan untuk mendapatkan beasiswa dan kariernya semakin naik. Ia telah  menduduki beberapa profesi seperti Wartawan, Asisten Penelitian, Produser TV dan Editor, Spesialis Publikasi dan Informasi, Direktur Komunikasi, dan saat ini menjadi Public Speaker, Pendiri Komunitas 9 Menara, serta Dosen.

Ahmad Fuadi telah mendobrak pemikiran anak muda dengan moto hidupnya “Man Jadda Wajada”, bahwa siapa yang bersungguh-sungguh ia akan berhasil. Melalui karya dan pengalaman hidupnya ia mampu memberikan inspirasi kepada anak-anak muda untuk tidak menyerah kepada impiannya. Semua impian akan tercapai apabila seseorang bersungguh-sungguh belajar dan berusaha untuk mewujudkannya, tak lupa juga untuk selalu berdoa kepada yang Maha Segalanya.

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.