Saat mendengar kata grooming, apa yang langsung terlintas di benak Sobat Litera? Apakah hanya tentang riasan dan busana, atau ada makna mendalam yang mencakup sikap, pembawaan diri, hingga kemampuan diri? Dan pernahkah Sobat Litera menyadari bahwa grooming juga berlaku pada perilaku kita? Grooming tidak hanya menekankan aspek fisik, tetapi juga tentang etiket, sikap, dan rasa percaya diri. Grooming sangat penting untuk dipelajari oleh semua orang, apalagi bagi mereka yang ingin meningkatkan kariernya di dunia profesional.

Introspeksi dan upgrade diri menjadi bagian terpenting dari grooming. Kemudian yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana cara meng-upgrade diri kita sehingga memiliki perilaku dan penampilan terbaik? Buku Perilaku Baik Hadirkan Penampilan Terbaik karya Shinta Irani menjadi jawaban atas pertanyaan tersebut. Buku ini menyajikan rahasia grooming dan etiket yang sangat lengkap. Sobat Litera akan dipandu langkah demi langkah untuk membangun citra diri yang positif dan memukau. Apa saja isi dari buku ini? Berikut ulasannya.

 

Grooming Tak Terbatas pada Penampilan

 

Selama ini kita memahami bahwa grooming adalah cara untuk memperbaiki penampilan fisik. Namun, Shinta Irani sejak awal menyampaikan bahwa makna grooming sangat luas dan kita perlu memahaminya secara keseluruhan. Sebelum membahas lebih luas terkait grooming, Shinta Irani memulainya dengan menyampaikan hal-hal dasar dari grooming. Serangkaian panduan penerapan grooming yang ada dalam buku ini sangat berguna jika diaplikasikan dalam dunia personal maupun professional.   

Pengimplementasian dari performa grooming terlihat dari look yang tertata, terkontrolnya bahasa tubuh, ekspresi wajah, tata cara saat duduk, bersalaman, sikap berdiri, dan ketika memberikan pelayanan prima. Dengan begitu, grooming tidak hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi secara paripurna grooming memperhatikan bagaimana kita dapat membawakan dan menempatkan diri dengan elegan.

Grooming yang disajikan dalam buku ini adalah bentuk upaya dan tindakan nyata yang akan memudahkan Sobat Litera dalam bersikap baik, terus berkembang di mana pun dan kapan pun, tidak terkecuali di tempat kerja. Dengan upaya keras memperhatikan personal kita hingga tercipta performa positif, hal tersebut merupakan gambaran diri yang akan mencerminkan citra diri. Dengan demikian, Sobat Litera dapat membangun kepercayaan diri serta penampilan terbaik yang berkelanjutan.

 

Grooming dalam Berkomunikasi

 

\Cara berkomunikasi seseorang menentukan kepribadian dari orang tersebut. Shinta Irani membahas dengan detail akan pentingnya grooming dalam berkomunikasi. Latar belakang dari Shinta Irani yang juga seorang coach public speaking menjadikan buku ini kaya akan ilmu seputar komunikasi. Shinta Irani tidak pernah berhenti meng-upgrade diri pada bidang public communication sejak tahun 2003-2018 sehingga karyanya tidak perlu diragukan lagi. 

Di awal pada bab bahasan komunikasi ini Shinta Irani menyampaikan bahwa komunikasi tidak hanya seputar berbicara, mendengar, menulis, dan membaca. Komunikasi melibatkan rasa, bahasa tubuh atau body language, termasuk ekspresi wajah. Kemudian apa yang dimaksud dengan grooming dalam komunikasi? Mengutip dari apa yang disampaikan oleh Shinta Irani bahwa grooming dalam berkomunikasi merupakan cara bagaimana kita berkomunikasi dengan orang lain. Namun, banyak terjadi di lapangan bahwa kepiawaian komunikasi yang dimiliki justru berakibat renggangnya hubungan pertemanan hingga keluarga. Artinya ada yang perlu diperbaiki dalam cara berkomunikasi. 

Memperbaiki cara berkomunikasi bukanlah hal yang mudah dan buku ini hadir untuk membantu meningkatkan kemampuan komunikasi dari Sobat Litera. Selain memberikan penjelasan akan teori komunikasi dan jenis-jenisnya, Shinta Irani juga memberikan tips agar pembaca bisa mengontrol kebiasaan yang mungkin masih kurang tepat dalam berkomunikasi. Seorang yang selalu mengasah kemampuan komunikasinya tidak hanya cakap dalam menguasai dan meningkatkan skill komunikasi, tetapi dengan peka terhadap orang lain akan memberikan dampak positif pada setiap kalimat yang disampaikan.

 

Peran Etiket dalam Grooming

 

Kalau biasanya etiket dibahas dalam buku berbeda sehingga Sobat Litera perlu membeli buku tambahan untuk membacanya, tetapi sekarang Sobat Litera hanya perlu membeli dan membaca satu buku ini saja. Pada buku karya Shinta Irani ini, etiket menjadi bahasan yang tidak kalah penting. Sebelum membahas lebih lanjut tentang etiket, lantas apa bedanya etika dengan etiket? Shinta Irani juga memberikan penjelasannya, bahwa etika adalah aturan mendasar atas apa yang pantas dan tidak pantas dari sikap kita. Sedangkan etiket adalah sejauh mana kesan yang dibangun dan diaplikasikan dalam aktivitas kita.

Pada bagian bab etiket ini beberapa hal yang disampaikan oleh Shinta Irani, di antaranya yaitu aspek penunjang etiket, prinsip-prinsip etiket, serta hal-hal sederhana yang bisa diterapkan dan menjadi pola baik. Sering kali hal sederhana ini luput dari perhatian kita padahal akan memberikan dampak yang besar bila kita salah dalam pengaplikasiannya. Shinta Irani memberikan beberapa contoh yang sangat berguna untuk pembaca, misalnya etiket masuk dan keluar ruangan, etiket menghadiri undangan jamuan makan, hingga isyarat table manner yang juga disertai oleh gambar. 

Pada prinsip etiket, Shinta Irani menegaskan bahwa prinsip tersebut bersifat tetap dan tidak berubah. Respek dan empati menjadi dua hal utama pada prinsip etiket. Respek mencerminkan sikap menghargai orang lain, baik dalam komunikasi verbal maupun nonverbal, sedangkan empati membantu kita memahami perasaan serta kebutuhan orang lain. Dengan menguasai etiket yang baik, seseorang dapat membangun citra diri yang positif, menciptakan lingkungan yang nyaman, serta menunjukkan profesionalisme dalam berbagai situasi. 

 

Citra Diri: Muara dari Perjalanan Grooming 

 

Akhir dari perjalanan grooming adalah terbentuknya citra diri yang positif. Citra diri merupakan gambaran diri secara keseluruhan, mulai dari perbuatan, tingkah laku, tindak tanduk, cara berpikir, dan cara menyampaikan kalimat secara lisan. Setidaknya ada empat belas sikap cerminan dari citra baik yang dijelaskan oleh Shinta Irani dalam buku ini. Kemudian dilanjutkan dengan cara untuk meningkatkan kualitas diri sebagai SDM employee. 

Dinamisnya kemajuan sistem yang diberlakukan dalam dunia kerja mengharuskan kita untuk selalu upgrade diri. Tidak cukup hanya bersandar pada potensi keunggulan diri, harus ada keinginan untuk menggali potensi-potensi diri yang lain sebagai penunjang kinerja menghadapi tantangan era globalisasi. Untuk itulah hadir istilah grooming. Dengan grooming yang tepat, seseorang dapat meningkatkan rasa percaya diri, membangun kesan positif di lingkungan kerja, serta memperkuat komunikasi yang efektif. Hal ini berperan penting dalam membangun reputasi dan kredibilitas sebagai individu yang kompeten dan dapat diandalkan. 

 

Buku ini sangat relevan bagi profesi apapun karena menyuguhkan panduan yang jelas dan mudah diaplikasikan. Kata-kata dan bahasa yang digunakan terasa santun, lembut, serta menginspirasi tanpa terkesan menggurui. Tidak hanya itu, buku ini membuka wawasan kita semua, wanita maupun pria, agar dapat memahami dan memaknai lebih luas lagi dari arti grooming. Setiap orang tentu ingin memberikan penampilan terbaik dalam setiap momen, berupaya tampil percaya diri, bergaul dengan santun, dan meraih kesuksesan di dunia professional. Oleh karena itu, buku ini adalah pilihan yang tepat untuk dijadikan panduan.

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.