Program hamil (promil) adalah perjalanan panjang yang penuh tantangan dan tekanan, mulai dari tekanan psikologis hingga tuntutan finansial. Sobat Litera yang yang sedang atau pernah melakukan program hamil, pasti sepakat dengan pernyataan tersebut. Tekanan yang muncul selama proses promil dapat menyebabkan stres, yang justru dapat mempengaruhi peluang keberhasilan. Lantas, apa kunci keberhasilan dari program hamil?

Banyak hal perlu dipersiapkan dan diketahui lebih lanjut agar bisa meningkatkan keberhasilan dari program hamil. Apa saja hal-hal tersebut? dr. Aswadi Ibrahim, Sp.Ak. memberikan jawabannya melalui sebuah buku praktis dengan judul “Promil Bahagia Tanpa Stres”. Penulis adalah seorang Dokter Spesialis Akupunktur yang dalam kesehariannya banyak berinteraksi dengan pasangan promil. Dengan hadirnya buku ini, penulis ingin membantu pejuang dua garis biru mempersiapkan diri sebaik mungkin agar hasil promilnya maksimal. Dalam buku ini, penulis mengupas berbagai aspek penting dalam promil, di antaranya yaitu:

 

Mengenal Kesuburan

 

Langkah pertama dalam promil adalah memahami kesuburan diri dan pasangan karena kesuburan memiliki andil yang begitu besar dalam berhasil tidaknya upaya memiliki anak. Penulis menyampaikan bahwa orang yang sehat biasanya memiliki kesuburan yang baik. Namun, perlu dipahami bahwa sehat bukan definisi dari tidak sakit. Untuk menilai kesuburan diperlukan pemeriksaan tambahan yang lebih detail, baik dari pihak wanita dan pihak pria. Meskipun demikian, penulis juga menjelaskan tanda-tanda kesuburan wanita dan pria secara medis dalam buku ini. Tak lupa juga dengan penjelasan tanda masa subur serta waktu yang tepat untuk berhubungan.

 

Mempersiapkan Tubuh yang Optimal

 

Kesehatan tubuh sangat penting dalam menjalani promil. Penulis menekankan bahwa sebelum merencanakan program hamil, setidaknya perlu untuk menyelesaikan masalah kesehatan yang kemudian diikuti oleh perubahan pola hidup selama 3–6 bulan sebelumnya. Sobat Litera yang sedang merencanakan program hamil harus memperhatikan dengan baik akan pola hidup sehat ini. Apa saja yang perlu dipersiapkan oleh tubuh untuk menanti hadirnya sang buah hati? Setidaknya ada sebelas hal yang perlu Sobat Litera lakukan, di antaranya yaitu mengurangi keasaman tubuh, berat badan yang ideal, waktu tidur yang tepat, hingga memperhatikan pakaian yang digunakan. Duh, kok sampai pakaian yang diperhatikan? Sobat Litera akan menemukan alasannya di dalam buku ini. 

 

Mengelola Pikiran dan Stres

 

Stres adalah musuh utama dalam promil. Saat tubuh mengalami stres, hormon kortisol akan meningkat. Hormon kortisol dapat mengganggu keseimbangan hormon kesuburan. Stres berkepanjangan juga akan mengganggu produksi hormon lain. Penulis menyampaikan bahwa stres terhadap hal kecil juga bisa berdampak terhadap peluang kehamilan karena respon yang berlebih terhadap hal kecil tersebut. Apalagi jika Sobat Litera mengalami stres fisik dan mental tingkat tinggi, maka akan membuat peluang hamil lebih rendah. Tenangkan tubuh dan pikiran, perbaiki kondisi mental, serta kurangi tingkat stres, cemas, dan depresi. Penulis memberikan beberapa tips untuk mengontrol emosi yang hanya bisa Sobat Litera dapatkan melalui buku ini. 

 

Tawakal

Setiap usaha membutuhkan doa dan keyakinan kepada Tuhan. Setelah melakukan semua usaha, selanjutnya kita berserah diri kepada Tuhan dengan berdoa tiada henti. Mengutip kata-kata yang disampaikan penulis bahwa keajaiban akan selalu ada selama kita terus berusaha dan berdoa. Penulis menyertakan penelitian dalam bidang medis akan kekuatan dari doa yang dipanjatkan untuk kesembuhan seorang pasien. Dalam penelitian tersebut didapat bahwa kelompok yang didoakan mengalami lebih sedikit keluhan selama perawatan dan lebih cepat pulih. Ini membuktikan bahwa begitu besar kekuatan doa dan pertolongan-Nya saat kita tidak berharap lagi terhadap apa pun selain kepada-Nya.

Buku dengan kategori kesehatan ini hadir untuk membantu pasangan promil memahami bahwa promil bisa dijalani dengan hati yang gembira dan pikiran yang tenang, sehingga peluang keberhasilan menjadi lebih tinggi. Lantas, bagaimana tata bahasa yang digunakan dalam buku ini? Berikut ulasannya untuk Sobat Litera:

 

Menggunakan Bahasa yang Akrab 

Setelah membaca secara keseluruhan buku ini, satu hal yang sangat menarik untuk dikupas yaitu penggunaan bahasa yang mudah dipahami. Istilah medis yang rumit dibahasakan ulang oleh penulis dengan bahasa yang sederhana tanpa kehilangan esensi ilmiahnya. Misalnya, penulis menjelaskan proses ovulasi dan kehamilan dengan detail layaknya kepada seorang pasien yang tidak menggurui hingga pasien memahami apa yang disampaikan. Ini membuat pembaca merasa lebih dekat dan terhubung, seolah-olah mereka sedang berbincang langsung dengan penulis. 

 

Pendekatan Holistik

Sebagaimana yang sudah dibahas sebelumnya bahwa Promil Bahagia Tanpa Stres tidak hanya berisi pembahasan dalam segi biologis atau medis, tetapi juga menggali sisi emosional, psikologis, hingga spiritual pasangan yang menjalani promil. Penulis menekankan pentingnya menjaga keseimbangan pikiran, tubuh, dan jiwa selama proses promil bahkan sebelum merencanakan promil. Misalnya, terdapat panduan mengelola stres, saran pola makan sehat, hingga prinsip law of attraction atau hukum ketertarikan. Pendekatan ini mengingatkan kita bahwa promil bukan hanya tentang tubuh yang siap, tetapi juga hati dan pikiran yang tenang.

 

Panduan yang Praktis dan Inspiratif

 

Buku ini memberikan langkah-langkah nyata yang dapat diikuti oleh pembaca. Setiap bab berisi panduan untuk pasangan yang sedang berjuang untuk mendapatkan buah hati. Tidak heran jika pada sampul buku dituliskan “PASANGAN PROMIL WAJIB BACA!.” Buku ini juga memberikan bonus session tentang berbagai tips selama program hamil. Anjuran umum selama promil tentu menjadi tips yang pertama, kemudian disusul oleh tips memperbaiki siklus haid, meningkatkan kualitas sel telur dan sperma hingga tips manajemen stres. Masih banyak tips lainnya yang akan Sobat Litera dapatkan jika membaca buku ini.

Promil Bahagia Tanpa Stres tidak hanya mengajarkan bahwa perjalanan promil sekadar usaha medis, melainkan juga tentang menjaga keseimbangan emosi, memperkuat hubungan, dan menjalani proses dengan penuh kebahagiaan. Buku ini juga menjadi teman bagi pasangan promil karena dapat memberikan semangat, inspirasi, dan panduan praktis. Lebih jauh dari pada itu, buku ini memberikan kekuatan dan harapan bahwa perjalanan mereka akan sampai pada akhir yang indah karena setiap usaha yang dilakukan dengan tekun, penuh cinta, dan keyakinan tidak akan pernah sia-sia. 

 

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.