Apakah Sobat Litera pernah menginginkan sesuatu kemudian hal tersebut dapat terwujud? Bagaimana cara mewujudkannya? Apakah ia terwujud dengan sendirinya? Wah, sudah pasti tidak mungkin. Segala sesuatu terjadi dalam hidup ini pasti karena ada sebabnya. Sebab kita berusaha dan berdoa maka terwujudlah apa yang kita inginkan. 

Lantas apa saja hal yang perlu kita lakukan untuk mewujudkan setiap mimpi-mimpi kita? Bahkan lebih jauh dari pada itu yaitu untuk meraih kesuksesan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Ansori Toyib membagikan jawabannya melalui buku “DO IT TO DUIT”. Apa saja yang Ansori Toyib bahas dalam buku tersebut? Berikut ulasan singkatnya.

 

Resep Bahagia

 

Resep bahagia menjadi bab awal pada buku ini. Ansori Toyib membagikan resep bahagia yang ia dapatkan dari berbagai sumber dan pengalaman pribadinya dalam menjalani kehidupan selama 59 tahun. Salah satu resep bahagia tersebut adalah what you see is what you get. Resep yang tak banyak dibagikan oleh Penulis atau Trainer di luar sana. Bagaimana Ansori Toyib mendeskripsikan hal tersebut?

Ansori Tayib seseorang yang awalnya bukan siapa-siapa bisa menjadi sosok yang luar biasa baik dalam perjalanan karirnya maupun menjalankan tugas utama dalam hidupnya yaitu sebagai seoarang ayah atau pun suami. Saat ia masih duduk di bangku sekolah, ia sering melihat para pekerja dengan seragam mereka. Tebersitlah doa dalam hatinya bahwa ia juga ingin memakai baju yang sama dengan para pekerja itu. Dan apa yang ia bayangkan ternyata terwujud. Apakah hal semacam ini juga terjadi pada diri kita? Bahwa kita yang sekarang ini adalah hal yang dulu sering kita bayangkan. 

Ansori Toyib menyampaikan bahwa apa yang kita lihat (what you see) akan direspons oleh otak dan diproses menjadi perilaku (what you get). Hal ini berlaku untuk setiap hal yang kita jalani, baik secara pribadi atas mimpi-mimpi yang kita inginkan atau saat menjalankan masing-masing peran yang kita emban, misalnya sebagai atasan atau sebagai orang tua.  Dengan demikian, diri kita perlu membekali diri dengan melihat, mendengar, dan mengatakan yang baik-baik karena pikiran yang terbiasa dengan hal-hal positif akan menuntun perilaku untuk mendatangkan kebahagiaan dalam hidup. Itulah kunci dari bahagia.

 

DO IT (Do’a, Orang Tua, Ilmu, Tawakal)

 

DO IT, seperti yang kita tahu adalah kalimat imperatif bahasa Inggris yang berarti kerjakan atau lakukan. Akronim ini dipinjam oleh Ansori Toyib dengan maksud bahwa jika kita mempunyai gagasan, ide, atau suatu strategi, segeralah lakukan dan kerjakan hal itu. Do it sangat penting karena semua hal tidak akan ada artinya jika tidak dieksekusi.  

Konsep DO IT yang menjadi landasan buku ini terdiri dari empat unsur yaitu Doa, Orang Tua, Ilmu, dan Tawakal. Setiap unsurnya dibahas pada bab terpisah sehingga Sobat Litera akan mendapat insight yang luas terkait ini. Keempat unsur di dalamnya mungkin bukan hal baru dan mungkin terkesan kecil atau sepele bagi sebagian orang. Namun, bagi Ansori Toyib hal yang tampak kecil sejatinya mengandung kekuatan dahsyat yang menuntun kita untuk menjadi orang besar.

Pada ulasan kali ini, akan diberikan gambaran kepada Sobat Litera terkait kekuatan dari DO IT ala Ansori Toyib. Dimulai dari doa yang merupakan sarana komunikasi manusia dengan pencipta-Nya. Lewat doa, kita dapat mencurahkan isi hati, harapan yang diinginkan, dan segala persoalan hidup yang dihadapi. Untuk mencapai harapan-harapan yang telah di langitkan maka perlu peran orang tua karena rida Allah bergantung pada ridanya orang tua. Pada buku ini Ansori Toyib juga banyak membagikan ilmu tentang bagaimana menjadi orang tua yang dapat menjadi teladan yang baik bagi anak-anaknya serta ilmu parenting lainnya yang sangat luar biasa. Sobat Litera bisa membaca lebih lengkap lagi terkait dengan konsep DO IT ini pada buku karya Ansori Toyib. 

 

Dibikin Asik Saja

 

“Dibikin Asik Saja” sebuah sub bab yang ada pada bab Tawakal. Ini adalah hal yang tidak kalah penting yang patut kami bagikan untuk Sobat Litera. Dalam melakukan sesuatu atau ambil contoh dalam bekerja, apakah kita nyaman jika melakukannya dengan terpaksa? Jika pekerjaan tersebut kita kerjakan dengan terpaksa tentu hasilnya tidak akan memuaskan, baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Itulah pesan yang ingin disampaikan oleh Ansori Toyib pada sub bab “Dibikin Asik Saja”.

Menurut Ansori Toyib, bekerja dengan asyik itu bukan berarti berleha-leha atau bermalas-malasan. Yang dimaksud di sini adalah, bekerja dengan enjoy. Bisa membangun suasana hati saat bekerja, bisa selalu dalam keadaan senang saat bekerja, dan semacamnya. Apa pun yang dikerjakan dengan hati maka akan sampai ke hati. Ansori Toyib juga memberikan beberapa tips agar bisa asyik atau enjoy saat bekerja.

Namun, bagaimana jika bekerja bukan di bidang yang sesuai dengan passion kita? Misalnya karena ditunjuk oleh atasan untuk menempati bidang yang tidak disenangi. Apakah kita bisa tetap bekerja dengan asyik jika dalam kondisi tersebut? Sudah pasti itu tantangan yang berat untuk dijalani tetapi bukan berarti tidak bisa. Berkaitan dengan hal ini, Sobat Litera akan menemukan jawabannya dalam buku “DO IT TO DUIT”.

 

Just DO IT

 

Akhir dari perjalanan menamatkan buku ini akan sampai di bab ”Just DO IT”. Pada bab ini Ansori Toyib memberikan beberapa contoh tokoh inspiratif seperti Bob Sadino dan Joy Mangano. Joy yang sejak kecil senang berimajinasi, berandai-andai bagaimana jika ada kain pel yang bisa memeras sendiri sehingga ia dan orang-orang terhindar dari kecelakaan yang dapat melukai tangannya. Imajinasi Joy tentunya tidak akan terwujud jika Joy tidak melakukan sebuah tindakan nyata (tidak do it). Berandai-andai seperti yang Joy lakukan tentunya juga terjadi dalam hidup kita. Namun, apakah kita berusaha mewujudkan hal tersebut atau hanya menjadi imajinasi saja?

Sekali lagi, hal-hal besar yang terjadi selalu dimulai dari hal-hal kecil. Jika Sobat Litera memiliki ide atau mimpi menjadi seorang pengusaha maka mulai saja alis do it. Lakukanlah jika menginginkan sesuatu meskipun dalam perjalanannya kadang kala kita harus merasakan gagal berkali-kali. Lantas apakah kita akan langsung menyerah? Tentunya tidak. Seperti kutipan Georgio Foreman, yang juga ada dalam buku ini: “Banyak orang yang gagal bukan karena kesalahan. Mereka gagal karena mereka takut untuk mencoba.”

Buku yang harus Sobat Litera baca karena penuh pembelajaran yang tak cukup bila disebutkan satu persatu di sini. Melalui buku ini Ansori Toyib ingin membantu kita dalam menemukan kesuksesan serta kebahagiaan dunia akhirat. Sebab pada dasarnya, Tuhan ingin kita semua bahagia. Kesuksesan dan kebahagiaan perlu untuk diraih, salah satunya dengan konsep DO IT yang telah kami paparkan sejak awal.

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.