Expressive writing diciptakan untuk menyembuhkan seseorang dari traumatis. Expressive writing digunakan sebagai media untuk seseorang agar membuka dirinya sehingga dapat melakukan perawatan diri dengan lebih baik. Hal ini berpengaruh baik bagi kesejahteraan psikis seseorang  seperti: mengurangi kecemasan, perbaikan suasana hati, dan menurunkan ketegangan dalam jangka panjang yang berakibat baik bagi kesehatan tubuh.

Expressive writing mampu meningkatkan perawatan diri bagi seseorang yang mengalami kesedihan mendalam. Expressive writing bukan hanya sekadar kegiatan menulis biasa. Namun, expressive writing memiliki tujuan dan manfaat.

Apa saja tujuan dan manfaatnya?  Yuk simak!

Tujuan expressive writing (Pennebaker dan Chung, 2007):
  1. Membantu menyalurkan ide, perasaan, harapan subjek ke dalam suatu media yang bertahan lama dan membuatnya merasa aman.
  2. Membantu subjek memberikan respon yang sesuai dengan stimulusnya sehingga subjek tidak membuang waktu dan energi untuk menekan perasaanya.
  3. Membantu subjek mengurangi tekanan yang dirasakannya sehingga membantu mengatasi kecemasan.
Manfaat expressive writing (Pennebaker dan Chung, 2007):
  1. Mengubah sikap dan perilaku, meningkatkan kreativitas, memori, motivasi, dan berbagai hubungan antara kesehatan dan perilaku.
  2. Membantu mengurangi penggunaan obat-obatan yang mengandung bahan kimia.
  3. Mengurangi intensitas untuk pergi ke dokter, terapi maupun konseling.
  4. Hubungan sosial semakin baik dengan masyarakat.
Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.