Menulis novel religi memang memiliki tantangan tersendiri dan tentunya pemahaman yang baik mengenai hal-hal yang berkaitan dengan dunia religius. Apa pun itu tulisan yang dibuat tentunya membutuhkan tanggung jawab besar dari seorang penulis untuk bisa menjamin bahwa konten yang dibuat tidak ada kesalahan informasi atau bahkan menyinggung pihak tertentu. Namun di Indonesia sendiri novel yang bernapaskan religi juga cukup banyak dan menarik perhatian. Ada beberapa nama penulis yang terkenal dengan novel religinya yang selalu menyentuh hati para pembacanya.

Darwis (Tere Liye)

Darwis menggunkaan nama pena sebagai Tere Liye untuk dikenal oleh para pembaca. Beberapa karyanya yang begitu terkenal adalah Hafalan Shalat Delisha, Bidadari-Bidadari Surga, dan Moga Bunda Disayang Allah. Tere Liye mengemas sebuah cerita yang masih sangat bisa diterima oleh kehidupan para pembaca dengan sentuhan religi di dalamnya. Namun memang sepanjang karier menulisnya, Tere Liye tidak hanya menulis novel religi, tetapi juga novel fiksi fantasi, bertema keluarga, novel remaja, hingga politik.

Ahmad Fuadi

Buku pertamanya yang begitu sukses di pasaran adalah Negeri 5 Menara, bahkan novel tersebut kemudian diangkat ke layar lebar dan begitu sukses di mata para penggemarnya. Sebelum menjadi seorang penulis, Ahmad Fuadi adalah seorang wartawan di sebuah media besar di Indonesia sehingga karier menulisnya sudah tidak perlu diragukan lagi. Kemudian beliau juga menelurkan karya-karya luar biasa lainnya, seperti Ranah 3 Warna dan Rantau Muara 1 yang juga begitu meledak di pasaran buku Indonesia.

Asma Nadia

Tentunya bagi Anda para pecinta novel religi yang juga bertemakan tentang cinta tidak akan asing lagi dengan nama Asma Nadia. Bahkan hingga saat ini Asma Nadia sudah menghasilkan lebih dari 50 karya tulisan dan nove fiksi yang kebanyakan begitu disukai oleh para pembaca di Indonesia. Asma Nadia memulai karier menulisnya di berbagai kompetisi cerpen hingga akhirnya berhasil membuat novel yang best seller. Beberapa karya besarnya adalah Rumah Tanpa Jendela, Assalamualaikum Beijing, Syurga yang Tak Dirindukan, dan Emak Ingin Naik Haji. Banyak juga dari karyanya yang kemudian diangkat ke layar lebar dan mendulang kesuksesan.

Habiburrahman ElShirazy

Nama ini juga sangat tidak asing di telinga para penggemar novel religi. Beliau yang akrab disapa Kang Abik ini bahkan dinobatkan sebagai penulis nomor 1 Indonesia yang menulis novel religi dengan karya-karya yang luar biasa. Tentunya karya dari Kang Abik ini tidak luput dari adaptasi ke layar lebar dan begitu meledak di pasaran, misalnya saja novelnya yang berjudul Ayat-Ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, Di Atas Sajadah Cinta, dan Dalam Mihrab Cinta. Itu semua baik buku maupun filmnya sangat laku dan disukai oleh para penggemar. Tidak hanya di Indonesianya, karya Kang Abik juga sukses di pasaran Taiwan, Australia, Brunei Darussalam, Sungapura, dan Malaysia.

Nama-nama tersebut memang seolah sudah menjadi penguasa dari penulis novel yang bernapaskan religi. Cerita yang dituliskan di dalamnya bukan hanya menyentuh dan menghibur, tetapi juga memberikan pelajaran dan makna yang begitu dalam jika dipahami dengan baik. Mereka semua mulai menulis novel religi dari karya yang kecil dan terus berkembang hingga sukses dikenal banyak orang, tentu Anda juga bisa melakukannya jika terus berkarya dan belajar. Semangat berkarya!

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.

WhatsApp chat