Sumber: rencanamu.id

Kata literasi digital mungkin sudah tak asing lagi di telingamu. Literasi digital ini kerap dikaitkan dengan kemajuan zaman dan munculnya berbagai teknologi yang makin memudahkan kehidupan kita sehari-hari. Oleh karena itu pula, literasi digital dianggap penting oleh sebagian besar orang karena dinilai mampu membantu kita dalam menjalani kehidupan dengan baik di zaman yang serba modern ini. 

Lantas, apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan literasi digital? Apa saja hal yang bisa kita peroleh dari literasi digital ini?

 

Literasi Digital dan Teknologi

Literasi digital disebutkan berhubungan dengan penggunaan teknologi. Lebih lanjut, berkaitan dengan kemampuan kita dalam mengoperasikan suatu teknologi. Kemampuan kita dalam menggunakan, memanfaatkan, dan mengelola teknologi melalui media digital dan berbagai alat komunikasi. Tujuannya tentu untuk memudahkan kita dalam menjalani keseharian kita. 

Seorang ahli literasi digital, Douglas A. J., menyatakan bahwa terdapat delapan elemen esensial untuk mengembangkan suatu literasi digital. Elemen tersebut adalah kultural, kognitif, konstruktif, komunikatif, kepercayaan diri, kreatif, kritis, dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan prinsip dasar literasi digital menurut Yudha Pradana, yakni pemahaman, saling ketergantungan, adanya faktor sosial, dan kurasi. Kurasi adalah kemampuan mengakses, memahami, dan menyimpan informasi, termasuk bekerja sama serta mengorganisasi informasi.

Dari setiap hal yang beredar di masyarakat, tentu yang diinginkan mampu diambil adalah sisi positifnya, begitu pula literasi digital ini. Beberapa sisi positif atau manfaat yang bisa diambil dari literasi digital, antara lain meningkatkan wawasan kita melalui kegiatan mencari dan memahami suatu informasi. Kemampuan kita dalam berpikir kritis dan memahami informasi akan meningkat. Perbendaharaan kosa kata kita juga akan bertambah karena banyaknya informasi baru yang kita terima. Kemampuan verbal dan konsentrasi serta daya fokus juga ikut meningkat.

Tidak hanya itu, melalui literasi digital kita juga akan dimudahkan dalam mencari informasi terkait berbagai pelatihan yang ingin kita ikuti untuk menunjang pekerjaan maupun kemampuan kita akan suatu hal. Misalnya saja, pelatihan book writing camp yang keseluruhan agendanya dilaksanakan secara daring. Atau bisa pula berbagai seminar dan pelatihan-pelatihan peningkatan kompetensi lainnya.

Sumber: digination.id

 

Tantangan yang Harus Dihadapi

Segala hal pasti memiliki dua sisi. Bila ada manfaat yang diperoleh, tentu ada pula tantangan yang harus dihadapi. Beberapa tantangan yang harus kita hadapi dalam literasi digital ini slah satunya, yaitu bertemu dengan konten negatif. Dunia digital begitu luas, banyak hal baik yang bisa kita peroleh dan sebaliknya, banyak pula konten negatif yang siap sedia menghampiri kita. Dalam hal ini dibutuhkan kebijakan kita dalam menyikapi konten yang berseliweran di depan kita. Konten-konten yang bersifat SARA dan negatif lainnya tentu harus mampu kita hindari.

Tantangan berikutnya adalah arus informasi yang begitu deras. Sejalan dengan banyaknya informasi yang ada, informasi yang kita peroleh pun mengalir dengan begitu derasnya. Dengan demikian, kita harus mampu bersikap kritis dalam menerima, menyaring, dan mengolah setiap informasi yang kita terima. Ambil setiap informasi bermanfaat yang kita butuhkan dan buang informasi-informasi yang tidak membawa pada kebaikan.

 

Apakah kamu sudah memahami dengan baik tentang literasi digital? Memahami literasi digital ini sangatlah penting di era modern ini. Berbagai bidang pun telah berlomba-lomba untuk bisa menguasai literasi digital. Termasuk pula berbagai penerbit, seperti penerbit buku Malang yang kini juga merambah ke dunia digital, baik untuk memasarkan produknya maupun menerbitkan buku digital atau yang biasa dikenal dengan e-book.

 

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.