Tanggal 8 September diperingati sebagai Hari Aksara Internasional. Peringatan ini sudah berjalan selama 57 tahun sejak ditetapkannya pertama kali pada tanggal 8—19 September 1965 dalam Konferensi Pemberantasan Buta Huruf di Teheran, Iran. Setiap tahun, masing-masing negara memiliki agenda yang mengajak masyarakat sadar akan melek huruf untuk memperingatinya.

Tidak bisa dimungkiri bahwa angka masyarakat yang buta huruf di seluruh dunia saat ini telah menurun secara perlahan, meskipun jumlahnya masih besar. Upaya ini memerlukan kerja sama dari berbagai pihak. Indonesia sendiri, telah memiliki inovasi dalam kegiatan literasi untuk memperingati Hari Aksara Internasional. Kira-kira, kegiatan apa saja yang biasanya dilakukan di Indonesia untuk memperingati hari ini, ya? Yuk, cari tahu!

 

Membuat Program Gerakan Literasi Nasional

Sumber: wattpad.com

Hari Aksara Internasional dimanfaatkan oleh pemerintah untuk lebih memperhatikan persentase buta huruf. Kegiatan yang ditunjang bukan hanya fokus terhadap masyarakat bisa membaca buku-buku yang telah dicetak penerbit buku, tetapi juga menyadarkan masyarakat untuk memiliki pemahaman dalam memahami informasi. Kemendikbud sangat optimis untuk mengajak seluruh masyarakat dalam mengentaskan buta huruf melalui program Gerakan Literasi Nasional.

 

Memberi Penghargaan kepada Kota/Kabupaten

Sumber: alfatihmedia.com

Indonesia telah berhasil menurunkan angka buta huruf hingga melebihi target Pendidikan untuk Semua (PUS) yang dideklarasikan di Dakar. Pada tahun 2019, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah memberikan penghargaan kepada empat kota/kabupaten yang telah berhasil mencapai misi pemberantasan buta huruf. Keempat kota/kabupaten tersebut antara lain Kabupaten Deli Serdang (Sumatera Utara), Kabupaten Pasuruan (Jawa Timur), Kabupaten Bogor (Jawa Barat), dan Kota Tegal (Jawa Tengah).

 

Lomba Literasi

Sumber: gallery.yopriceville.com

Peringatan Hari Aksara Internasional di Indonesia selalu diwarnai berbagai perlombaan, seperti lomba video dan foto literasi masyarakat, lomba publikasi video keaksaraan, lomba publikasi keaksaraan di media cetak atau daring, dan lomba menulis. Selain itu, juga ada pameran dan workshop, seperti Pameran Produk Unggulan PAUD dan Dikmas, Pameran Pendidikan dan Kebudayaan, Workshop Pendidikan Keaksaraan Komunitas Adat terpencil/khusus, dan Workshop Percepatan Satuan Pendidikan Nonformal Terakreditasi. Selanjutnya, ditutup dengan gelaran Festival Literasi Indonesia.

 

Webinar di Tengah Pandemi

Sumber: coe.int

Pandemi yang terjadi di tahun 2020—2021 membuat pelaksanaan kegiatan harus dikemas secara daring. Maka dari itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan webinar yang disiarkan melalui akun YouTube dan Facebook secara resmi. Acara pada tahun 2021 kemarin, meliputi Apresiasi Pendidikan Keaksaraan, Festival Literasi Indonesia, Taklimat Media, Festival Pendidikan Kesetaraan, dan Gelar Wicara.

 

Itulah kegiatan yang telah diselenggarakan oleh Indonesia untuk memperingati Hari Aksara Internasional. Semoga dengan berbagai kegiatan yang telah diadakan tersebut, semua masyarakat Indonesia semakin sadar betapa pentingnya melek huruf. Harapannya, berbagai lembaga dan perusahaan bisa memperingati hari ini pula dengan mengadakan e-course kepenulisan untuk membantu siapa saja yang ingin memajukan literasi Indonesia.

Selamat Hari Aksara Internasional 2022! Mari bersinergi bersama!

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping