Sejarah Novel dan Perkembangannya di Indonesia

Novel menjadi salah satu karya yang banyak disukai untuk dibaca mulai dari remaja hingga orang dewasa, tetapi belum banyak yang mengetahui sejarah novel dan perkembangannya. Dalam proses perkembangannya tentu ada begitu banyak hal yang berubah dan membuat jenis-jenis novel semakin bertambah. Tentu hal ini juga perlu untuk Anda ketahui agar lebih jelas dengan berbagai perkembangan novel.

Awal Perkembangan Novel

Dalam sejarah novel pertama kali berkembang tahun 1885 dari novel Melayu China dengan novel Melayu pertama yang ditulis adalah karya Lie Kim Hok. Selanjutnya di tahun 1890, mulai banyak novel roman yang ditulis oleh Lie Kim Hok dalam bahasa Melayu seperti F. Wiggers dengan Nyai Isa, H.F.R Kommer dengan Nona Leonie, dan Tjip Liap Seng. Novel Melayu China terus berkembang hingga mencapai puncak ketenaran pada tahun 1925 dengan adanya seri bulanan untuk tulisan roman.

(more…)

Read More

Sejarah Perkembangan Kertas di Indonesia

Pada saat sebelum ditemukannya kertas tentu saja manusia pada masa itu menggunakan berbagai bahan lain untuk menulis, ada perjuangan panjang dalam sejarah perkembangan kertas di Indonesia. Media yang digunakan untuk menulis tentunya sesuatu yang memang mudah untuk ditemukan. Dengan teknologi yang sangat sederhana manusia pada masa itu mampu untuk menghasilkan media untuk menulis sebagai pengganti kertas.

Kulit Alim

Di Batak ada alas untuk menulis yang disebut dengan laklas. Media ini terbuat dari kulit kayu alim dengan mengambil bagian dalam yang keras. Dikarenakan memang cukup sulit proses pembuatannya maka tidak sembarangan orang bisa membuatnya, diperlukan keahlian khusus untuk melakukannya. Ciri yang paling menonjol dari laklas ini adalah lipatan yang menyerupai akordeon, bahkan proses untuk melipatnya juga menggunakan teknik yang khusus untuk membuatnya terlihat rapi dan mudah untuk ditulisi bagian permukaannya.

Gebang

Penggunaan daun gebang sebagai alas untuk menulis ini diterapkan di daerah Jawa dan Sunda kuno. Jika dibandingkan dengan daun lontar, daun gebang ini memiliki ciri khas yang lebih tipis dan warnanya lebih cerah. Namun memang tidak terlalu banyak naskah kuno yang ditulis menggunakan daun gebang ini, mungkin hanya berkisar 30-an naskah dengan naskah tertuanya adalah naskah yang berisikan kisah Arjunawiwaha. (more…)

Read More

Shopping cart

0

No products in the cart.