Menjadi seorang wartawan memang memiliki tantangan tersendiri untuk menghasilkan tulisan yang menarik untuk dibaca, bahkan banyak juga wartawan sukses menjadi penulis yang terkenal. Mereka mampu menyajikan tulisan yang menarik dan membuat pembaca mendapatkan informasi yang tepat sesuai dengan berita yang disampaikan.

Namun ternyata karier yang dikembangkan sebagai seorang wartawan juga bisa membawa menjadi seorang penulis yang hebat dan banyak dikenal. Anda juga bisa menjadikan tokoh wartawan yang sukses menjadi penulis ini sebagai inspirasi. Keuletan mereka menekuni pekerjaannya tentu menjadi sesuatu yang memang penting untuk dilihat dan dicontoh.

Martin Aleida

Martin adalah seorang sastrawan yang karyanya begitu terkenal di Indonesia, beberapa karya besarnya adalah Layang-Layang Itu Tak Lagi Mengepak Tinggi-Tinggi, Jangan Kembali Lagi, Perempuan Depan Kaca, dan Mati Baik-Baik Kawan. Sebelum menjadi seorang penulis besar, Martin bekerja sebagai wartawan di harian Zaman Baru, tetapi setahun kemudian dia keluar dari pekerjaan tersebut. Kemudian Martin mulai bekerja di Harian Rakyat dan sering meliput kegiatan dari Presiden Soekarno. Setelah dia mengembangkan karier sebagai seorang penulis, begitu banyak penghargaan yang didapatkan , sehingga Martin adalah salah satu wartawan sukses menjadi penulis yang patut dijadikan contoh.

Putu Wijaya

Untuk Anda yang suka menulis tentunya sudah tidak asing dengan nama Putu Wijaya. Dia adalah seorang penulis skenario sinetron, skenario film, novel, cerpen, hingga esai. Di tahun 1969, Putu Wijaya pernah bekerja sebagai wartawan majalah Ekspres dan Tempo pada tahun 1971-1979. Setelah Putu Wijaya mulai menulis bukan sebagai seorang jurnalis karyanya pun banyak yang dimuat di berbagai masalah ternama Indonesia seperti Harian Kompas, Femina, hingga Horison. Kariernya sebagai seorang penulis begitu melesat sampai beberapa karyanya juga diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Belanda, Jepang, Perancis, dan Rusia.

Leila S. Chudori

Leila sebelumnya adalah seorang jurnalis yang bekerja untuk Tempo. Dia adalah seorang wartawan sejati, karena penuturannya ketika diwawancarai oleh majalah Femina bahwa meskipun dia sudah pensiun nanti, tetapi tidak akan meninggalkan profesinya sebagai seorang wartawan. Sebagai wartawan sukses menjadi penulis ada beberapa karyanya yang banyak dikenal yaitu skenario Drupadi, Pulang: Sebuah Novel, dan Kelopak-Kelopak yang Berguguran. Ada beberapa penghargaan yang sempat diraihnya yaitu penulis skenario drama televisi terpuji tahun 2006 dan penghargaan sastra badan bahasa Indonesia.

Dahlan Iskan

Anda tentu sudah tidak asing dengan wartawan sukses menjadi penulis yang satu ini yaitu Dahlan Iskan. Dia adalah pendiri perusahaan Jawa Pos Group yang mengawali karier sebagai seorang reporter surat kabar di Samarinda pada tahun 1975. Kemudian pada tahun 1976 dia mulai pindah ke media besar Tempo. Dalam prosesnya merintis Jawa Pos, Dahlan Iskan menulis beberapa buku, yaitu Karmaka Surjaudaja: Tidak Ada yang Tidak Bisa, Dua Tangis dan Ribuan Tawa, dan Ganti Hati.

 

Dunia jurnalis dan menulis novel atau cerpen mungkin bisa dikatakan sebagai karya yang berbeda, tetapi masih dalam naungan yang sama. Apalagi menulis ini bukanlah bakat tetapi hasil dari keuletan untuk terus menulis apa pun halangannya. Begitu juga dengan wartawan sukses menjadi penulis ini yang bisa Anda jadikan sebagai tokoh inspirasi karena tidak ada batasan untuk menulis apa pun itu.

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.