Pernahkah kamu mendengar kata anotasi? Kalau kamu sering membaca buku dan mendalami dunia perbukuan, pasti kamu pernah sesekali mendengar istilah satu ini. Atau kamu yang penah ikut e-course kepenulisan pernah mendengarnya?

Sumber: primaindisoft.com

Anotasi adalah catatan mengenai buku yang sedang dibaca. Menurut KBBI, kata anotasi memiliki arti catatan yang dibuat oleh pengarang atau orang lain untuk menerangkan, mengomentari, atau mengkritik teks karya sastra atau bahan tertulis lainnya.

Nah, bagaimana sih menganotasi buku bacaan itu? Yuk, simak artikel ini!

 

Siapkan Alat

Sebelum memulai menganotasi, siapkan dulu alat-alatnya. Alat ini bisa kamu siapkan sebelum memulai membaca buku. Ada banyak alat yang bisa kamu pilih, seperti pensil, spidol highlighter, sticky notes, notebook, dan alat tulis lainnya sesuai kebutuhanmu.

Baca buku itu tidak harus selalu serius, kok. Kamu bisa ciptakan suasana yang fun dengan menganotasi buku menggunakan alat-alat di atas. Selain itu, kamu juga bisa memilih beragam bentuk dari alat-alat tersebut agar lebih membuatmu bersemangat dalam membaca maupun menganotasi buku.

Sumber: indoensian.alibaba.com

 

Temukan dan Tulis Kata-Kata

Cari kalimat atau kata-kata yang menarik perhatianmu. Kalau kamu tidak ingin mengotori buku kesayangan yang kamu beli dari penerbit buku Malang, misalnya, kamu bisa menulis atau mencatatnya ke sticky notes atau notebook yang telah disiapkan sebelumnya. Siapa tahu kamu bisa menemukan kata-kata atau quotes yang sangat cocok untuk dijadikan takarir atau biasa kita sebut caption untuk unggahan foto di media sosialmu.

Selain itu, kalau kamu memang ingin memberi tanda langsung di buku, kamu juga bisa menggunakan spidol highlighter yang berwarna-warni, loh. Misalnya, warna hijau untuk quotes, ungu untuk informasi penting, dan lain-lain.

Pada dasarnya, menganotasi buku itu adalah hal yang personal sehingga setiap orang memiliki cara menarik masing-masing. Jika menurutmu menggunakan sticky notes lebih menarik ketimbang menggunakan spidol highlighter, ya wajar-wajar saja.

 

Nah, itulah cara dasar yang perlu kamu lakukan untuk menganotasi sebuah buku. Sekali lagi, masing-masing orang memiliki cara tersendiri untuk menganotasi buku. Dari beberapa alat di atas, mana yang menjadi cara favoritmu?

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.