Sumber: instagram.com/puthutea

 

Menulis dan membaca merupakan kegiatan sehari-hari bagi sebagian orang. Bahkan, kegiatan ini telah tertanam sejak kecil dan telah menjadi kebiasaan. Sama halnya dengan Puthut EA, seorang penulis asal Jawa Tengah ini yang suka sekali dengan membaca dan menulis sejak sekolah dasar.

Untuk menjadi penulis seperti sekarang ini, tentunya terdapat proses dan konsistensi yang dijalani oleh Puthut EA. Nah, kalau kamu mau menjadi salah satu penulis buku Malang maka harus simak tips dari Puthut EA berikut ini. Apa aja, ya, kira-kira?

 

Punya Aktivitas Menyendiri

Sumber: pinterest.com/ashokrao

Buat dan tetapkanlah waktu untuk dirimu sendiri. Sendiri, tanpa ada percakapan dan aktivitas apa pun. Hal ini akan melatihmu lebih fokus, rileks, dan menumbuhkan ide-ide segar. Akan tetapi, bukan berarti kamu harus terus-terusan menyendiri ya, tetap perlu interaksi dengan dunia luar. Barangkali saja kamu bisa mendapatkan ide tulisanmu dari luar.

 

Ciptakan Ide Tulisan

Lihatlah sekitar dan kamu akan menemukan ide. Bagi Puthut EA, setiap pengalaman, bacaan, atau sebuah peristiwa yang terjadi adalah sebuah bahan untuk menciptakan ide-ide dalam menulis. Ide yang tercipta tidak jauh-jauh dari kehidupan sehari-hari.

 

Meniru

Setiap penulis memiliki ciri khasnya tersendiri. Tirulah salah satu gaya tulisan yang menurutmu cocok sekali denganmu. Setelah itu, inovasi gaya tulisan tersebut dengan cara dan gayamu sendiri, lalu ciptakan ciri khasmu dalam menulis.

 

Konsisten

Sumber: pinterest.com/Wattpad

Menulis adalah pekerjaan penulis. Untuk mengasah dan menguasainya maka butuh konsistensi di dalamnya. Puthut EA memiliki rumus sendiri untuk konsisten menulis dengan sebutan rumus tiga, yaitu habiskan waktu 3 jam dalam sehari selama 3 bulan berturut-turut dan jika ingin memasuki fase pintar, kebiasaan ini harus dilakukan selama 3 tahun agar menjadi kebiasaan.

Tidak Mudah Menyerah

Sumber: cronosal.web.id

Ada beberapa waktu tertentu yang membuatmu bingung harus melanjutkan tulisan seperti apa atau mau menulis dari mana. Kerap kali, penulis memang dihadapkan dengan keadaan demikian. Namun, kamu harus melewatinya karena semakin dihadapi maka akan semakin pendek durasimu mengalami kebuntuan ide.

Kuat Mental

Ketika menuliskan sesuatu, sudah menjadi hal umrah apabila ada yang memberikan kritik dan saran. Jadikan hal tersebut sebagai semangat untuk membuat karya yang lebih baik lagi. Tidak perlu terlalu dibawa perasaan hingga memiliki keinginan berhenti menulis.

 

Bekerja Ganda

Dalam percakapannya dengan Kalis Mardiasih (penulis Muslimah Indonesia) di PARES Indonesia, Puthut EA menyampaikan bahwa menjadi penulis juga perlu memiliki pekerjaan lainnya. Hal ini dikarenakan untuk mencapai kesejahteraan hidup dengan menjadi penulis saja belum mencukupi. Berdasarkan riset yang dilakukannya, bisa dikatakan bahwa penulis yang benar-benar bisa hidup dari menulis hanya 5%.

 

Nah, itulah tujuh tips menjadi penulis dari Puthut EA yang bisa kamu praktikkan mulai hari ini. Kamu bisa lho mengasah tulisanmu dengan bergabung di komunitas menulis atau bahkan jasa ghostwriter Malang. Yuk, semangat berproses menjadi penulis!

Selamat berkarya!

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.