Sebuah buku bisa berawal dari mana saja, seperti pengalaman pribadi, kisah hidup orang lain, bahkan bisa juga berawal dari tulisan karya ilmiah. Kalau kamu memiliki karya tulis ilmiah, seperti skripsi, tesis, atau karya ilmiah lainnya, bisa banget untuk dijadikan buku. Hitung-hitung membuat tampilannya lebih menarik lagi dengan adanya sampul dan tata letak yang menarik.

Lalu, bagaimana cara mengubah karya tulis ilmiah menjadi sebuah buku? Berikut ini strategi ampuhnya.

Menyusun Kerangka Buku

 

Sumber: thesiswhisperer.com

Hal pertama yang perlu dilakukan ketika akan menulis atau membuat buku adalah menyusun kerangka buku. Struktur buku dengan karya tulis ilmiah tidak berbeda jauh, tetapi tetap saja kita harus mengubah strukturnya dan membuat kerangka buku. Selain itu, dalam tahap ini kita juga bisa menyederhanakan pembahasan dan mengambil pokok bahasan yang akan dijadikan sebuah buku. Fokus pada satu topik utama yang akan dijadikan buku.

 

Mengumpulkan Bahan atau Referensi

Meski selama menulis karya ilmiah kita sudah memiliki referensi yang tidak sedikit, tetapi tidak menutup kemungkinan kalau kita tetap membutuhkan referensi untuk lebih mengembangkan bab-bab yang akan dijadikan buku. Dalam tahap pengumpulan referensi ini, kita bisa mengambil sebanyak yang kita butuhkan. Tak hanya buku, kita juga bisa mencari referensi berupa e-course kepenulisan, lho.

 

Editing

Kita semua paham kalau gaya bahasa dalam karya ilmiah itu kaku dan formal. Jika kita menggunakan bahasa tersebut dalam buku, buku akan terkesan kaku. Oleh karena itu, langkah selanjutnya setelah mengumpulkan referensi adalah editing. Dalam proses ini kita bisa bekerja sama dengan penerbit buku yang menawarkan jasa editing. Dalam tahap ini, kita tak hanya membetulkan kata atau kalimat yang kurang efektif, tetapi juga mengubah gaya bahasa (jika diperlukan).

 

Sumber: fachmycasova.com

 

Menentukan Judul

Sebenarnya, tahap ini bisa juga dilakukan di awal, sebelum menyusun kerangka buku. Akan tetapi, sebagian orang lebih memilih untuk membuat judul saat tengah melakukan editing. Menentukan judul ini sangat penting karena judul pada karya ilmiah tentu sangat kaku sehingga perlu diubah agar lebih menarik perhatian pembaca. Perlu juga diingat bahwa perubahan judul tetap harus menyesuaikan isi buku, ya!

 

Finishing

Biasanya, penerbit buku jika sudah melakukan editing akan mengembalikan naskah calon buku kepada kita (penulis). Mereka memberikan waktu kepada kita untuk mengecek dan juga memperbaiki bagian-bagian yang ditandai oleh sang editor. Setelah itu, naskah dikembalikan ke penerbit lagi dan akan dilanjutkan ke tahap selanjutnya hingga proses cetak selesai.

 

Nah, itulah tahapan-tahapan yang bisa kamu lakukan untuk mengubah karya tulis ilmiahmu menjadi buku. Jadi, mau tunggu apa lagi untuk menerbitkan buku? Penerbit buku Malang dan penerbit buku lainnya bisa menjadi mitra untuk bekerja sama menerbitkan bukumu.

Leave a Reply

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.