Seberapa sering kalian pergi ke toko buku? Satu minggu sekali? Satu bulan sekali? Atau, malah sudah tidak pernah ke toko buku lagi? Tak dapat dimungkiri, kemajuan teknologi yang memudahkan kita membeli buku secara online maupun dengan adanya ­electronic book membuat kita kerap memilih kedua hal tersebut dibandingkan datang ke toko buku. Apalagi, dengan tatanan toko buku yang hanya menampilkan rak-rak penuh buku tanpa ada ornamen-ornamen lain yang memanjakan mata sehingga membuat kita makin malas untuk pergi ke toko buku. Namun, rupanya toko buku tak melulu seperti itu, lo. Contohnya toko-toko buku ini!

 

The Book Barn (Amerika Serikat)

Sumber: tenpound.com

Toko buku ini berlokasi di Amerika Serikat. Terletak di daerah sekitar pantai sehingga suasana dan semilir angin pantai sangat jelas terasa ketika berada di toko buku ini. Toko buku ini memiliki konsep outdoor dengan meja dan payung untuk melindungi para pengunjungnya dari terik matahari. Di toko ini kamu juga bisa membaca bukunya di tempat, lho. Tentu akan sangat menyenangkan membaca buku ditemani pemandangan pantai yang menyejukkan!

 

Cafebreria El Pendulo Polanco (Meksiko)

Sumber: earth.google.com

Cafebreria El Pendulo Polanco ini berlokasi di Polanco, Meksiko. Toko buku ini memiliki konsep dekat dengan alam dan ada pohon yang tumbuh di dalamnya. Toko buku ini terdiri dari dua lantai sehingga kamu bisa memilih buku secara leluasa dan nyaman. Selain sebagai toko buku, tempat ini juga merupakan sebuah kafe. Setelah menemukan buku yang dicari kamu bisa langsung membacanya sekaligus menikmati suasana toko dengan kudapan yang dapat dibeli di sana. Sungguh sangat menyenangkan, bukan? Para penerbit buku pasti tak perlu khawatir bukunya tak terbeli bila diletakkan di toko buku ini, ya.

 

Zhongshuge Bookstore (Cina)

Sumber: cosentino.com

Toko buku ini berlokasi di Nanjing, Cina. Toko buku ini terkenal karena desain tokonya yang begitu unik. Desain toko buku ini berupa labirin tangga dan cermin-cermin, layaknya sebuah kaleidoskop dengan cermin di langit-langit yang memantulkan ruangan berwarna-warni. Ruangan yang berwarna-warni dengan sentuhan seni yang baik di toko buku ini membuat tidak hanya orang dewasa saja, tetapi anak-anak pun betah berlama-lama di sini.

 

Libreria Acqua Alta (Italia)

Sumber: venetosecrets.com

Toko buku ini berlokasi di Italia. Keunikan toko buku satu ini yaitu ketika mengunjunginya, kamu harus membawa sepatu antiair karena toko sering kali terjadi banjir. Arti dari nama toko buku ini sendiri adalah “Toko Buku di Air Tinggi”. Lalu, bagaimana toko buku ini meletakkan koleksi bukunya agar tidak terkena air? Mereka menggunakan baskom tahan air, bak mandi, hingga gondola yang mengapung untuk meletakkan koleksi-koleksi bukunya. Kira-kira, apa yang dipikirkan para penerbit buku saat meletakkan koleksi bukunya di sini, ya?

 

Words on The Water (London)

Sumber: peterdaniels.org.uk

Toko buku ini berlokasi di London. Hampir sama seperti toko buku sebelumnya, toko buku ini juga dekat dengan air. Words on The Water terletak di atas kapal Tongkang Belanda tahun 1920-an di Regents Canal, London. Awalnya toko buku ini kerap berpindah lokasi karena peraturan Regents Canal. Namun, setelah ada kampanye publik, toko ini pun akhirnya memperoleh tempat permanen. Buku-buku yang dijual di toko ini juga beragam, mulai dari buku-buku klasik hingga buku modern.

 

Jadi, bagaimana? Apakah kamu tertarik untuk mengunjungi kelima toko buku di atas? Atau mungkin lebih tertarik untuk menerbitkan buku dan mengimpikan suatu saat nanti bukumu ada di toko-toko buku tersebut. Wah, tentu mimpi yang besar bermula dari hal kecil dulu, seperti mengirimkan naskahmu ke penerbit buku Malang favoritmu dan memulai kariermu sebagai seorang penulis!

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.