Siapa yang tidak mengenal sosok J.K. Rowling, Asma Nadia, Dee Lestari, dan Stephen King? Pasti kita mengenal salah satu di antara mereka. Karyanya yang begitu fenomenal ini membuat namanya melambung dan dikenal di seluruh penjuru negeri. Kita bahkan menganggap mereka sebagai penulis yang hebat karena karya-karyanya yang sangat apik. Tetapi, tahukah kalian bahwa penulis-penulis hebat ini pernah mengalami kegagalan juga dalam bidang kepenulisan?

Menjadi seorang penulis itu bukanlah hal yang mudah. Jangankan menjadi penulis, untuk membuat sebuah tulisan bagi seseorang yang tidak pernah membuat sudah pasti akan kesulitan. Tak jarang bahkan ada yang mengalami kegagalan dalam dunia kepenulisan. Hal ini juga dialami oleh beberapa penulis yang namanya sudah terkenal di berbagai dunia. Mereka pernah mengalami kegagalan pada saat mengirimkan karyanya ke penerbit. Meskipun karya yang mereka buat ini terbilang sangat bagus, akan tetapi karya yang bagus itu belum tentu menjamin akan dilirik oleh penerbit seperti yang dialami oleh J.K. Rowling, Stephen King, Dee lestari, dan Asma Nadia.

J.K. Rowling

Kisah Harry Potter yang meraup kekayaan dengan total mencapai $ 850 juta ini ternyata pernah ditolak oleh penerbit loh. Bukan hanya satu atau dua kali, karya J.K. Rowling pernah ditolak oleh penerbit hingga sebanyak 12 kali. Tetapi beliau tidak patah semangat sampai akhirnya ada salah satu penerbit yang tertarik dengan karyanya. Saat ini, karya J.K. Rowling ini telah diterjemahkan ke dalam 72 bahasa dan dari karyanya inilah membuat dirinya lebih kaya dari Ratu Elizabeth II.

Stephen King

Kegagalan juga dialami oleh Stephen King. Dulu, beliau tidak mampu untuk membeli sebuah mesin tik. Beliau meminjam mesin tik milik istrinya. Setelah itu King, panggilan akrabnya, memulai menjadi penulis serabutan yang mulai menulis berbagai cerita pendek. Beliau mengirimkan karyanya ke beberapa majalah pria. Dari hasil menulisnya inilah beliau menghidupi keluarganya. Tetapi, siapa yang sangka kalau King sekarang telah berhasil. King telah menerbitkan lebih dari 50 novel bestseller yang telah terjual hingga ratusan eksemplar bahkan karyanya juga telah diadaptasikan dalam sebuah film yang berjudul IT dan The Dark Tower.

Dee Lestari

Perahu Kertas, Rectoverso, dan Supernova. Kalau mendengar ketiga kata tersebut, apa yang ada di benak kita? Judul buku? Judul film? Ya, benar. Ketiga kata tersebut merupakan judul buku yang ditulis oleh Dewi Lestari atau yang biasa kita kenal dengan nama Dee Lestari. Penulis cantik ini ternyata juga pernah mengalami penolakan loh. Karya yang dihasilkan oleh Dee Lestari pernah ditolak beberapa kali oleh media cetak sampai akhirnya beliau ‘putus asa’ dan memutuskan untuk menulis bagi orang-orang sekitarnya saja. Meskipun beliau pernah ditolak oleh beberapa media cetak, nyatanya sekarang Dee berhasil menerbitkan lebih dari 10 buku salah satunya Rectoverso. Karya yang berjudul Rectoverso ini merupakan karya hibrida sastra-musik pertama di Indonesia. Beliau menggabungkan pengalaman musik, ilustrasi, dan sastra di dalam satu buku. Wah, hebat sekali ya!

Asma Nadia

Penggagas Forum Lingkar Pena (FLP) ternyata juga pernah ditolak oleh majalah. Sepanjang perjalanannya dalam menulis, beliau mengalami berbagai cobaan. Ditolak oleh penerbit hingga terkena lima jenis penyakit pun beliau hadapi. Beliau tidak patah semangat. Beliau tetap membaca dan terus menulis hingga memiliki lebih dari 30 novel dan beberapa lirik lagu yang cukup membuat kita baper. Surga yang Tak Dirindukan dan Jilbab Traveler adalah dua dari sekian banyaknya karya yang dihasilkan oleh Asma Nadia.

Nah dari beberapa kisah penulis hebat di atas, kita bisa lihat bahwa sekelas penulis hebat pun pernah mengalami kegagalan apalagi kita sebagai penulis pemula. Kegagalan adalah hal yang lumrah. Kita tetap harus menjalani hidup ketika dihadapkan oleh kegagalan. Tapi, kita juga tidak boleh berlarut-larut dalam kegagalan. Kita harus bangkit dan terus menerus mencoba sampai meraih keberhasilan dan kesuksesan.

 

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.