Siapa yang sering menyepelekan kesehatan mata kita saat sedang asyik menulis? Pasti kita semua pernah bahkan selalu melakukannya tanpa disadari. Kita sering mengelu-elukan bahwa kita mencintai menulis meskipun menulis adalah bagian dari pekerjaan. Akan tetapi, kita sering lupa untuk menjaga kesehatan mata kita saat sedang menulis. Terutama ketika kita menulis menggunakan gawai atau gadget seperti smartphone, tab/pad, maupun laptop yang mana dapat merusak mata kita jika kita menggunakannya secara terus-menerus.

Kesehatan mata itu perlu dijaga loh. Tidak hanya saat menulis menggunakan gadget saja. Dalam hal apa pun baik itu membaca koran/buku, menonton televisi, maupun aktivitas lain yang melibatkan organ mata kita untuk bekerja lebih ekstra dari biasanya, kita tetap harus menjaga kesehatan mata kita. Tuhan telah menciptakan sepasang mata yang indah untuk melihat keindahan ciptaan-Nya, alangkah baiknya jangan kita rusak hanya karena barang-barang ciptaan manusia.

Seperti yang kita ketahui, mayoritas orang mengatakan bahwa untuk menjaga kesehatan mata perbanyaklah mengonsumsi wortel. Hal itu memang benar adanya. Kita bisa mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A, C, dan E. Wortel adalah salah satu makanan yang mengandung vitamin A dan sangat baik untuk kesehatan mata. Selain itu, jeruk juga dapat membantu untuk menjaga kesehatan mata kita.

Selain mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin A, C, dan E, kita jangan lupa untuk mengatur tingkat kecerahan pada layar gadget kita. Ini merupakan kebiasaan buruk para penulis yang tanpa disadari sering dilakukan. Mungkin ada beberapa orang yang lebih nyaman dengan dark mode untuk tingkat kecerahan pada layar gadget kita, akan tetapi hal tersebut justru membuat tingkat kesehatan mata kita menjadi menurun. Saat pagi/siang hari, alangkah baiknya jika gadget kita diatur pada tingkat kecerahan yang normal atau bahkan sedikit terang. Dark mode dapat diterapkan ketika malam hari.

Selama proses menulis, kita jangan lupa untuk perbanyak intensitas berkedip. Mengapa? Olahraga untuk mata penting dilakukan. Kita bisa melakukannya setiap 10–15 menit sekali agar mata kita tidak terasa pedih dan pegal karena menatap layar gadget secara terus-menerus dan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Tidak hanya mata saja yang berolahraga, tubuh kita juga harus sering berolahraga. Saat kita mengistirahatkan mata kita selama beberapa menit, usahakan tubuh kita juga kita gerakkan. Jangan terlalu lama duduk atau rebahan selama menulis. Jika mata diistirahatkan setiap 10–15 menit, kita perlu menggerakkan tubuh kita setiap 30 menit atau 1 jam sekali atau mungkin ketika kita sudah merasakan pegal-pegal pada punggung dan pinggang, kita bisa beristirahat sebentar. Jika kita tidak mengistirahatkannya, bukan hanya kesehatan mata saja yang menurun tetapi kesehatan pada tulang juga ikut menurun.

Terakhir, hal yang paling penting adalah kita harus menggunakan kacamata, terutama bagi penulis atau seseorang yang memang sudah menjadi pengguna kacamata selama beberapa tahun. Kita pasti sering mendengar bahwa kadar minus dan silinder pada mata dapat bertambah karena terlalu sering menatap layar gadget. Hal ini memang benar. Ketika kita tidak menggunakan kacamata, kesehatan mata kita akan semakin menurun. Jika sebelumnya kadar kesehatan mata kita sudah tidak baik, kemudian ditambah dengan aktivitas mata yang ekstra untuk menatap gadget, ya tidak ada yang menjamin kalau kadar kesehatan mata kita tidak akan semakin menurun.

Itu adalah beberapa hal yang dapat dilakukan oleh kita sebagai penulis yang hampir setiap hari menatap layar gadget tanpa henti. Kita boleh mengejar dan menyelesaikan tenggat waktu agar naskah kita cepat selesai dan dapat dibukukan atau dipublikasikan. Akan tetapi, kita juga harus memperhatikan kesehatan tubuh kita, terutama kesehatan pada organ mata kita.

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.