*Pemimpin Ideal Dalam Islam*

Tentu semuanya mengetahui bahwa Rasulullah adalah pemimpin terbaik sepanjang masa. Tidak hanya umat islam yang mangakui ini, orang non muslim pun mengakuinya. Lalu, mengapa Rosulullah bisa sehebat itu” Apa saja sifat beliau sehingga mampu menjadi terbaik”

Karena beliau memiliki sifat-sifat berikut:

 

  1. Shidiq (benar), sebuah sifat dasar yang mesti dimiliki oleh Rasulullah SAW, dan mesti dimiliki pula oleh setiap pemimpin. Ia harus selalu berusaha menempatkan dirinya pada posisi benar, memiliki sifat benar, berada di pihak kebenaran, dan memperjuangkan kebenaran dalam lingkungan yang menjadi tanggungjawabnya. Ia akan selalu berdiri tegak di atas kebenaran, bergerak mulai dari titik yang benar, berjalan di atas garis yang benar, dan menuju titik yang benar, yaitu ridha Allah Swt. Kebenaran yang dimiliki seorang pemimpin merupakan awal dari segala kebaikan, dan kebohongan yang dimiliki seorang pemimpin adalah awal dari segala kebobrokan dan kehancuran.

 

  1. Amanah (penuh tanggung jawab), sebuah sifat dasar kepemimpinan Rasul yang berarti jujur, penuh kepercayaan, dan penuh tanggung jawab. Apabila mendapat suatu tanggung jawab, ia kerahkan segala kemampuannya untuk melaksanakan tugas yang dipikulnya, ia yakin bahwa dirinya mas-ul (harus mempertanggung jawabkan) kepemimpinannya. Pemimpin yang amanah juga memiliki sifat tabah, sabar dan tawakal kepada Allah swt., ia selalu menghadapkan dirinya kepada Allah melalui doa, dan menerima dengan penuh keridaan terhadap apa pun keputusan akhir yang ditetapkan oleh Allah Swt atas dirinya.

 

  1. Tabligh (menyampaikan yang harus disampaikan). Seorang rasul sebagai pemimpin memiliki keterbukaan dalam berbagai hal, tiada sifat tertutup pada dirinya, karena ketertutupan akan menimbulkan keraguan pihak lain, dan melahirkan fitnah dalam kepemimpinannya. Sebagai pemimpin seorang Rasul senantiasa menyampaikan kebenaran yang diterimanya lewat wahyu, betapa pun beratnya tantangan dan risiko yang akan diterimanya. Ia berpegang pada pedoman “Katakan yang benar itu walaupun pahit kau rasakan”.

 

  1. Fathanah (cerdik), bahwa seorang Rasul sebagai pemimpin memiliki kemampuan berfikir yang tinggi, daya ingat yang kuat, serta kepintaran menjelaskan dan mempertahankan kebenaran yang diembannya. Seorang pemimpin mesti basthah fi al-ilmi (memiliki pengetahuan yang luas) dan pemahaman yang benar mengenai tugasnya, kemampuan managerial yang matang, cepat dan tepat dalam menetapkan suatu keputusan, kemampuan yang tinggi dalam menetapkan makhraj (solusi) dari suatu kemelut dalam lingkup tanggung jawabnya.

 

Semoga kita dimudahkan untuk mengikuti jejak kepemimpinan dari pemimpin terbaik ini..

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.