Sumber: The Conversation

Sumber: The Conversation

Bagi kalian yang sudah akrab dengan dunia perbukuan tentu tak asing lagi dengan singkatan, seperti DNF dan CR. Penggunaan singkatan tersebut sudah menjadi teman obrolan sehari-hari para pencinta buku. Namun, mungkin ada beberapa di antara kalian yang masih belum tahu, apa sih sebenarnya DNF, CR, dan TBR itu? Yuk, simak penjelasan tentang singkatan yang wajib diketahui penggemar buku berikut!

 

DNF

Ada kalanya kita merasa stuck ketika sedang menyelami isi buku sehingga tidak ada progres dalam aktivitas membaca. Karena terlalu lama tidak fokus, hilang sudah feel untuk menuntaskan suatu buku. Alhasil, kita akan beralih membaca buku lain agar kembali bersemangat saat membaca. Buku yang tidak kita baca sampai tuntas ini sering disebut dalam status DNF atau did not finish, artinya ‘tidak selesai’.

 

Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang tidak menyelesaikan sebuah buku sampai tuntas. Entah karena reading slump, kurang suka dengan isi buku tersebut, ataupun karena tergoda dengan buku baru sehingga enggan menuntaskan buku yang lama. Jadi, buku-buku yang tidak kamu baca sampai habis bisa dikatakan berstatus DNF.

 

CR

Sumber: Prestige Online

 

Ketika seorang pencinta buku menemukan “belahan jiwanya”, ia akan menikmati buku tersebut dan tenggelam di dalamnya. Sebutan untuk buku yang sedang dibaca sering kali disingkat CR atau currently reading, dalam bahasa Indonesia artinya ‘dibaca saat ini’ atau ‘yang sedang dibaca’. 

 

Misalnya nih, sekarang kamu sedang baca buku karya alumni Book Writing Camp yang berjudul Memaafkan yang Tak Termaafkan. Jika ada kawan bookish yang bertanya kepadamu apa CR kamu, jawabannya adalah CR kamu Memaafkan yang Tak Termaafkan. Bagi pembaca yang produktif, untuk menyelesaikan CR biasanya diatur dalam jangka waktu tertentu harus bisa tuntas.

 

TBR

Setiap orang tentu memiliki wishlist buku yang ingin dibaca. Nah, ternyata ada istilahnya juga nih di kalangan pencinta buku untuk menyebut buku yang akan dibaca. Namanya adalah TBR atau to be read, yang secara harfiah artinya ‘untuk dibaca’ atau ‘akan dibaca’. Jadi, buku-buku yang sudah kamu catat dalam daftar hendak dibaca bisa disebut TBR list. 

 

Contohnya, kamu sedang berada di toko buku kemudian melihat sebuah buku yang ditulis oleh jasa menulis buku Malang. Kamu tertarik, kamu pun membelinya. Namun kamu masih punya antrean buku yang harus diselesaikan lebih dulu. Jadi, buku yang baru kamu beli itu bisa dinamakan TBR. 

 

Itulah beberapa singkatan yang familier di kalangan penggemar buku. Selain itu, sebenarnya masih banyak istilah khusus lain seputar perbukuan. Sobat bookish wajib tahu tentunya, sangat tidak afdal jika berada di sekumpulan pencinta buku, tetapi tidak paham istilah yang mereka gunakan. 

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping