Menjadi seorang penulis memang memiliki tantangan tersendiri, termasuk perjuangan Agatha Cristie yang karyanya dalam bentuk novel misteri begitu banyak disukai pembaca. Kariernya di dunia kepenulisan memang tidak perlu diragukan lagi terutama untuk genre novel misteri. Untuk Anda yang menyukai genre ini tentunya sudah mengenal dengan baik sosok Agatha Cristie, atau setidaknya sudah sering mendengar.

Agatha Cristie dan Disleksia

Penulis dengan nama asli Agatha Mary Clarissa Miller ini lahir pada tanggal 15 September 1890 di Torquay, Inggris. Namun dia menggunakan nama Agatha Cristie setelah menikah dengan seorang penerbang Kerajaan Inggris, Archilbald Christie. Tetapi pernikahannya tidak bertahan karena setelah menikah pada tahun 1914, mereka memutuskan untuk bercerai pada tahun 1928.

Sebenarnya perjuangan Agatha Cristie sebagai seorang penulis sangat berat karena dia menderita disleksia sejak lahir. Hal ini menyebabkan Agatha menjadi kesulitan untuk menulis dan mengeja dan dia baru bisa mulai membaca ketika usianya memasuki 8 tahun. Bahkan menurut pengakuannya sendiri hingga saat ini Agatha menyadari bahwa dia adalah pengeja yang sangat buruk dan tulisan tangan tidak konsisten.

Saat usianya memasuki 11 tahun, Agatha mulai serius menulis dengan menerbitkan karyanya di koran-koran lokal. Hingga kemudian Agatha terus mengeluarkan karyanya dan mengembangkan kemampuannya dalam menulis. Sehingga dia bisa mencapai karier menulis yang luar biasa hingga saat ini. Tentu hal ini sangat menginspirasi kita karena dalam keadaan disleksia pun Agatha mampu untuk menghasilkan karya terbaik.

Prestasi dan Hasil Karya Agatha Cristie

Agatha sudah memiliki sekitar 66 karya novel dan 14 cerita pendek, karya-karya tersebut sudah terjual hingga miliaran eksemplar di seluruh dunia. Selain itu, Agatha juga menulis untuk sandiwara teater The Mousetrap yang memecahkan rekor sebagai teater dengan masa tayang terpanjang di teater London.

Novel pertama yang ditulis oleh Agatha adalah The Mysterious Affair at Style yang kemudian membuat tokoh Hercule Poirot sebagai seorang detektif menjadi terkenal. Ada beberapa karya yang ditulis oleh Agatha tetap menampilkan tokoh Hercule Poirot ini sebagai pelengkap ceritanya. Hingga akhirnya karya-karya tersebut membawa karier semakin melejit dengan perjuangan Agatha Cristie yang begitu berat sebelumnya.

Karya-karya novel yang ditulis oleh Agatha Cristie masuk dalam kategori novel paling laris sepanjang masa. Bahkan dia menjadi satu-satunya novelis yang tulisannya paling banyak diterjemahkan ke berbagai bahasa di dunia. Dengan perjuangan Agatha Cristie yang berat tetapi masih bisa berkarya maka Anda juga sudah tentu bisa mencapai kesuksesan yang diharapkan dengan terus berjuang untuk mendapatkannya.

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.