Dalam Proses Menulis Naskah Liburan Itu Penting

Dalam sebuah proses menulis naskah memang akan selalu ada tantangan bagi para penulis terutama yang masih pemula. Rasa jenuh dan mungkin tidak memiliki ide lagi untuk isi tulisan yang akan dibuat mungkin saja terjadi. Maka salah satu solusinya adalah membuat pikiran Anda kembali rileks dengan mengambil waktu untuk liburan.

Liburan yang dimaksud tidak harus pergi ke luar kota atau bahkan ke luar negeri. Tetapi Anda bisa sekadar untuk berjalan-jalan ke tempat yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal. Sehingga Anda memiliki tempat yang bisa digunakan untuk membuat pikiran menjadi lebih rileks dan beristirahat. Tentu ada alasan dibalik saran para penulis sebaiknya pergi berlibur bahkan setidaknya seminggu sekali terutama saat menulis buku yang sedikit berat temanya.

Berlibur Meningkatkan Waktu Bersosialisasi

Dengan melakukan perjalanan liburan atau mungkin hanya sekadar pergi ke kafe dan bertemu dengan teman-teman tentu akan sangat menyegarkan jiwa Anda. Apalagi ketika sedang menulis naskah dan dikejar deadline. Tentunya saat-saat seperti ini akan sangat membuat Anda stres. Untuk itu perlu waktu setidaknya sehari untuk berlibur dan menikmati waktu bersama teman. Bahkan mungkin dalam waktu bersosialisasi tersebut Anda juga bisa sharing dengan orang lain sehingga meringankan pikiran yang mengganjal selama ini.

(more…)

Read More

Menulis Naskah Buku Mengembangkan Karier Anda

Dalam proses perkembangan karier ternyata Anda membutuhkan media untuk bisa mendukungnya, menulis naskah buku bisa menjadi salah satu yang Anda gunakan sebagai pendukung. Menulis ternyata memiliki kaitan yang erat dengan perubahan positif dalam karier Anda. Ketika menulis dengan benar meskipun belum profesional, tidak perlu khawatir karena manfaatnya akan Anda rasakan nanti.

Melatih Berpikir Sistematis

Orang yang sudah terbiasa menulis akan memiliki kemampuan untuk menyampaikan pemikiran secara runtut dan sistematis. Adanya kemampuan berpikir secara sistematis memang dibutuhkan untuk beberapa posisi strategis dalam sebuah perusahaan. Kebiasaan menulis ini juga akan membuat Anda menjadi terlatih untuk lebih peka dengan kondisi yang ada di lingkungan sekitar. Pada saat Anda menjadi seorang pemimpin maka kemampuan seperti ini sangatlah diperlukan.

(more…)

Read More

Trik Menulis 9: Membuat Tulisan Nonfiksi yang Menarik dan Berkualitas

Membuat tulisan nonfiksi ternyata bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dengan baik agar dapat menghasilkan tulisan yang terbaik. Jika Anda membuat tulisan yang konsepnya nonfiksi maka harus bisa dengan mudah dibaca oleh orang lain dan dipahami maksudnya.

Tulisan dengan konsep nonfiksi yang dibuat tanpa alur yang jelas tentunya juga akan membingungkan. Akhirnya informasi yang ingin disampaikan juga tidak bisa ditangkap dengan baik oleh pembaca. Jadi sebenarnya dalam menulis buku nonfiksi juga tidak boleh sembarangan untuk dilakukan.

Dukungan Data Akurat

Dikarenakan bukunya adalah nonfiksi maka data yang digunakan juga harus relevan dan akurat. Data referensi tersebut harus bisa dipertanggungjawabkan dengan baik. Akan lebih baik jika data tersebut selain Anda dapatkan dari media yang terpercaya juga merupakan data yang Anda dapatkan langsung dari sumbernya. Sehingga pembaca akan mendapatkan informasi yang tepat dan terpercaya untuk dijadikan sebagai acuan dalam pertimbangannya memahami buku atau tulisan nonfiksi Anda.

(more…)

Read More

Trik Menulis 9: Membuat Daftar Rujukan Buku yang Benar

Selama ini untuk dunia literasi tentunya penulisan daftar rujukan buku menjadi sesuatu yang penting untuk dipertimbangkan dengan baik. Penulisan daftar rujukan ini akan membantu untuk meminimalisasi ada nya tindak plagiasi tanpa mencantumkan sumber asli dari informasi yang disajikan. Selain itu, fungsi dari adanya daftar rujukan ini juga membantu pembaca untuk melakukan penelusuran lebih jauh dari sumber informasi yang didapatkan.

Ada dua jenis penulisan daftar rujukan yang selama ini banyak digunakan yaitu Harvard dan Van Cover. Tentu keduanya ini memiliki perbedaan mendasar yang perlu untuk Anda ketahui untuk menentukan jenis penulisan daftar rujukan yang paling tepat untuk digunakan. Sehingga nantinya juga akan memengaruhi kualitas dari buku yang Anda tuliskan.

Daftar Rujukan Harvard Style

Untuk jenis penulisan Harvard ciri utamanya adalah menggunakan nama penulis secara alfabetis sebagai urutan penulisannya. Jika ada sumber rujukan yang asalnya dari penulis dan tahun publikasi yang sama maka tinggal ditambahkan huruf a,b,c, dan seterusnya tepat di belakang tahun publikasi. Banyak yang menggunakan gaya penulisan daftar rujukan buku ini karena memang mudah untuk dituliskan.

(more…)

Read More

Pentingnya Daftar Rujukan Dalam Naskah

Dalam penulisan sebuah naskah buku tentu saja plagiarisme adalah sesuatu yang harus sangat dihindari maka penulisan daftar rujukan dalam naskah menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Dengan menuliskan rujukan yang diambil bersumber dari mana maka naskah Anda akan aman dari plagiarisme. Hal ini tentu bisa menimbulkan masalah besar jika diabaikan begitu saja.

Dalam hal ini untuk penulisan rujukan memang ada teknik atau aturan khusus yang perlu diketahui dengan baik. Tentunya penulisan ini dilakukan dengan tujuan khusus, apalagi jika naskah buku Anda berkaitan dengan bidang keilmuan atau pendidikan. Masalah daftar rujukan ini tentunya sangat penting tetapi masih banyak yang belum bisa menerapkannya secara tepat.

Cara Menulis Daftar Rujukan Dalam Naskah

Cara penulisan untuk daftar rujukan ini memang khusus, sehingga Anda harus mengetahui dan menghafalkannya dengan baik. Untuk bisa menulis daftar rujukan yang baik tentunya harus diketahui terlebih dahulu informasi sumbernya secara lengkap dan tepat. Sehingga nantinya informasi tersebut bisa Anda gunakan untuk melakukan penulisan dengan baik dan benar.

(more…)

Read More

Shopping cart

0

No products in the cart.