Dalam proses pencetakan buku, kegiatan sekolah, hingga kegiatan kantor tentu akan membutuhkan kertas, tetapi tahukah Anda sejarah kertas. Sebagai salah satu perlengkapan yang memang selalu dekat dengan kehidupan sehari-hari tentu perlu diketahui perjalanan sejarahnya. Apalagi soal pembuatannya tentu menjadi hal yang sangat penting diketahui berkaitan dengan melindungi kelestarian alam sekitar.

Meskipun saat ini sudah berada di dunia yang serba digital tetapi penggunaan kertas masih cukup banyak. Tidak hanya digunakan untuk mencetak buku, koran, atau media informasi lainnya tetapi juga sebagai catatan dan kebutuhan lainnya. Saat ini kertas memang menjadi salah satu alat tulis yang sangat mudah didapatkan, berbeda dengan jaman dahulu yang memang sangat sulit sehingga menggunakan media lain untuk menulis.

Sejarah Kertas

Pada jaman sebelum kertas ditemukan, manusia pada jaman itu menulis menggunakan tulang atau batu sebagai medianya. Sedangkan Bangsa Romawi menulis menggunakan perunggu dan lembaran kayu untuk menyusun buku-buku besar. Di Mesir Kuno juga sudah semakin berkembang menggunakan papyrus yang sudah hampir mirip dengan kertas. Istilah papyrus ini yang kemudian digunakan oleh orang barat menjadi nama untuk kertas yaitu paper.

Tsai Lun adalah tokoh asal China yang menemukan kertas untuk pertama kalinya. Bahkan hingga tahun 750-an Masehi tidak ada satu pun bangsa di dunia ini yang mengetahui cara China memproduksi kertasnya. Hal ini dikarenakan memang China membuatnya dengan sangat rahasia dan memperdagangkan kertas buatannya pada berbagai negara yang ada di Asia.

Adanya penemuan kertas ini memang banyak mengubah peradaban dunia. Di Indonesia sendiri industri bidang pulp dan kertas juga menyumbang devisa terbesar ke-7 dari sektor nonmigas. Tentunya hal tersebut juga menjadi salah satu peran kertas yang ikut mengembangkan tidak hanya kemudahan untuk bisa menulis dan membuat buku tetapi juga secara perekonomian.

Proses Pembuatan Kertas

Pada tahun 1826, steam cylinder dibuat untuk pertama kalinya dan pada tahun 1927 di Amerika Serikat sudah mulai menggunakna mesin Fourdrinier. Setelah itu mulai banyak perkembangan mesin yang digunakan untuk membuat kertas dan semakin canggih. Berbagai jenis mesin tersebut tentunya mengiringi perkembangan sejarah kertas.

Pada jaman Tsai Lun proses pembuatan kertas dimulai dari memotong bambu dari rumpunnya kemudian direndam dalam waktu tertentu agar lebih lunak. Setelah itu, bambu dipotong kecil-kecil dan dilumatkan hingga menjadi seperti bubur. Tentunya dalam bentuk ini akhirnya akan lebih mudah untuk dijadikan sebagai kertas.

Setelah bambu sudah menjadi bubur kemudian disaring dan dicampur dengan kapur utuk selanjutnya dibuat menjadi pulp kertas. Pulp kertas dikeringkan dan dihaluskan seperti bentuk kertas pada umumnya. Hasil kertas yang sudah hampir jadi juga bisa dilakukan proses pewarnaan untuk kebutuhan tertentu. Selanjutnya kertas tersebut bisa dijilid menjadi buku. Saat ini yang digunakan sebagai bahan baku bukan lagi bambu tetapi kayu maka dengan mengetahui sejarah kertas ini Anda kita harus lebih bijak dalam menggunakan kertas.

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.