Sumber: id.depositphotos.com

 

Pernahkah kamu mendengar istilah corporate branding? Sederhananya, corporate branding merupakan strategi pemasaran secara persuasif dengan menggunakan nama, profil, atau identitas perusahaan sehingga menimbulkan kesan di benak konsumen atau klien (mitra).

Ternyata, buku juga bisa dijadikan sebagai metode jitu untuk corporate branding, lho! Bagaimana caranya? Yuk, simak ulasan berikut ini!

 

Sudah Ada Laman, Masih Perlukah Buku Company Profile?

Sumber: viva.co.id

 

Profil perusahaan tidak hanya dibentuk oleh kualitas produk dan aspek pelayanan saja. Di era digital sekarang ini, penguatan profil perusahaan dapat dipermudah dengan adanya laman (website). Namun, apakah laman dapat dikatakan efektif dalam membangun profil perusahaan?

Jawabannya tidak selalu.

Laman profil perusahaan akan efektif apabila dilengkapi dengan informasi memadai dan dilakukan update secara berkala. Tampilan user interface-nya pun harus disesuaikan dengan target konsumen sehingga tak jarang membutuhkan kustomisasi beberapa kali agar tidak membosankan.

Perawatan dan pengembangan laman profil perusahaan dalam jangka panjang dapat memakan anggaran yang besar. Belum lagi, tidak semua konsumen maupun klien menaruh kepercayaan pada laman internet karena masih ada stigma negatif terkait informasi yang terdapat di dunia maya.

Menyiasati hal ini, alternatif tepat yang dapat digunakan untuk membangun profil perusahaan adalah melalui buku. Berbeda dengan artikel internet, kredibilitas informasi yang disampaikan dalam buku lebih dipercaya masyarakat. Salah satu alasannya adalah karena proses pembuatan buku melibatkan review dan langkah-langkah terpadu untuk mengakurasi isinya.

 

Membuat Buku tentang Profil Perusahaan (Company Profile)

Sumber: sribu.com

 

Buku tentang profil perusahaan dapat memuat konten yang bervariasi. Jika pada laman biasanya hanya ada pengenalan perusahaan secara singkat, berbeda dengan buku. Perusahaan bebas menuliskan apa saja yang dirasa perlu diketahui oleh publik. Misalnya, sejarah perusahaan, value yang dipegang, orang-orang yang berjasa, bahkan bisa juga menceritakan kisah-kisah unik yang ada di perusahaan tersebut.

 

Lebih baik lagi jika buku profil perusahaan ini dipublikasikan melalui penerbit buku yang terdaftar IKAPI. Dengan begitu, kepercayaan calon konsumen maupun calon klien akan semakin bertambah. Apabila kepercayaan telah terbentuk, branding perusahaan yang positif dengan sendirinya akan tercipta dalam benak masyarakat.

Membuat Buku yang Ditulis oleh Pemimpin Perusahaan 

Sumber: buku.digitalfundraising.id

 

Buku untuk corporate branding tidak hanya tentang profil perusahaan saja. Buku yang ditulis oleh pemimpin perusahaan ternyata lebih membawa impact dalam membentuk kepercayaan publik.

Selama ini masyarakat berpandangan bahwa orang yang telah mampu menciptakan buku adalah orang pintar. Hal ini karena tidak mungkin sembarang orang bersedia meluangkan waktu dan pikiran untuk menyelesaikan sebuah buku, kemudian diterbitkan.

Maka dari itu, apabila ada seorang pemimpin perusahaan yang telah mempunyai portofolio berupa buku apalagi telah ber-ISBN, tak butuh waktu lama bagi calon konsumen atau calon klien untuk memberikan kepercayaan.

Contoh kasusnya begini. Ada dua orang pemimpin dari perusahaan konstruksi yang berbeda, sebut saja pemimpin A dan pemimpin B. Keduanya sama-sama hendak menjalin mitra dengan salah satu pejabat penting.

Pemimpin A belum pernah membuat maupun menerbitkan buku sama sekali. Sementara itu, pemimpin B telah menerbitkan tiga buku tentang konstruksi dan pengembangan diri, ketiganya telah diterbitkan serta memiliki ISBN. Dari sini, calon mitra akan menganggap pemimpin B lebih lebih unggul daripada pemimpin A karena telah punya portofolio buku.

Itulah buku utama yang dapat ditulis untuk membentuk corporate branding. Bagaimana? Sudah siap menulis buku untuk branding positif perusahaanmu? Tak ada kata terlambat, kamu bisa mulai menulis buku dari sekarang. Keberadaan jasa menulis buku yang kian banyak turut membantu pembuatan buku bagi kamu yang belum punya waktu untuk menulis sendiri.

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.