Sumber: klikdokter.com

Selamat Hari Dongeng Nasional!

Tanggal 28 November kemarin diperingati sebagai Hari Dongeng Nasional. Kata “dongeng” tentunya sudah tidak asing lagi di telinga kita. Dongeng selalu identik dengan sebuah cerita yang luar biasa, kejadiannya suka aneh-aneh. Mungkin karena cerita yang menarik itu ya, kita jadi selalu antusias untuk mendengar dan membacanya.

Saat ini sudah banyak sekali buku dongeng yang diterbitkan. Kamu bisa cek di medsos penerbit buku yang ada, bisa di Penerbit Buku Malang, Penerbit Buku Yogyakarta, dan sebagainya. Ngomong-ngomong, kamu sudah tahu belum kalau membacakan dongeng kepada anak memberikan banyak manfaat?

Apa aja sih manfaatnya? Simak ya!

 

Melekatkan hubungan anak dan orang tua

Dalam waktu 24 jam, waktu orang tua yang bekerja biasanya lebih banyak dihabiskan di tempat kerja. Nah, agar kedekatan orang tua dan anak tetap terjaga maka kebiasaan membacakan dongeng kepada anak sebelum tidur perlu diterapkan. Hal ini akan membuat anak tidak merasa jauh dengan orang tuanya yang seharian bekerja.

Menstimulasi kecerdasan otak

Cerita-cerita dongeng yang khas akan membuat anak semakin aktif bertanya. Ketika anak banyak bertanya maka akan menstimulus otaknya untuk penasaran akan banyak hal. Dari penasaran inilah, anak akan mengetahui banyak hal dan kecerdasan otaknya akan meningkat.

Menambah pembendaharaan kata

Membacakan dongeng kepada anak membuat mereka mendengarkan kata-kata baru yang terdengar asing di telinganya. Dalam satu cerita dongeng bisa jadi ada sepuluh kata baru yang diperoleh oleh anak. Apabila dibacakan setiap hari maka anak akan mendapatkan ribuan kata baru yang diketahui.

Melatih emosi

Orang tua ketika membacakan dongeng diharapkan mampu untuk mengekspresikan cerita dan dialog-dialog yang ada di dalamnya. Mengapa  begitu? Agar mengetahui bagaimana respons anak dalam menerima dongeng tersebut. Misal saat ceritanya sedih, apakah anak akan ikutan sedih atau biasa saja. Tentunya hal ini sangat melatih anak untuk mengeluarkan emosinya.

Merangsang pancaindra

Ketika membacakan dongeng kepada anak maka anak sudah melakukan dua keterampilan berbahasa, yakni menyimak dan berbicara. Tentunya secara otomatis juga merangsang pancaindra anak, yaitu pendengaran. Dengan demikian, anak akan lebih peka terhadap apa yang didengar.

 

Nah, itu tadi manfaat yang dapat diperoleh anak ketika dibacakan dongeng. Ternyata berpengaruh sekali, ya! Dongeng tidak hanya memberikan sebuah cerita yang menarik, tetapi juga memberikan manfaat yang tidak terduga.

Kamu gak ingin membuat dongeng dengan ceritamu sendiri? Apa? Kamu sibuk? Tenang saja, kamu bisa menyampaikan ide-ide cemerlangmu kepada para ghostwriter. Mereka akan membantumu untuk membuat karya yang luar biasa. Tinggal search di Google Jasa Ghostwriter Malang, “Ghostwriter Indonesia”, dan lain-lain.

Selamat berkarya!

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping