Sumber: Penn Book Center

 

Bagi sebagian kalangan, buku bukan sekadar sumber bacaan. Buku adalah koleksi. Sama halnya filatelis yang hobi mengoleksi perangko antik, para bibliofili tak segan merogoh kocek hingga miliaran rupiah untuk melengkapi koleksi bukunya. Berikut lima buku termahal di dunia yang harganya sanggup membuat dompet tipismu meraung-raung.

 

The Birds of America Karya John James Audubon


Sumber: amazon.in

 

Buku The Birds of America ditulis oleh James Audubon pertama kali pada tahun 1827 dan hanya ada 119 salinan untuk edisi pertamanya. Buku ini berisi tentang gambar berwarna burung-burung di benua Amerika. Salah satu dari empat volume The Birds of America dimenangkan oleh kolektor asal Inggris pada acara lelang dengan harga Rp104 miliar.

 

Yang menjadikan buku ini mahal adalah kisah di baliknya. Audubon menghabiskan waktu 12 tahun menjelajah benua demi berburu. Konon, burung-burung yang digambarnya pada buku itu diburu secara langsung, kemudian dibunuh. Setelah itu Audubon menggantungnya pada kawat, lalu menggambarnya. Seram juga, ya?

 

Codex Leicester Karya Leonardo da Vinci

Sumber: amazon.in

 

Siapa yang tak kenal Leonardo da Vinci? Pelukis Monalisa yang fenomenal ini ternyata tidak hanya menghasilkan karya lukisan, tetapi juga buku, salah satunya Codex Leicester. Buku yang pertama kali terbit tahun 1510 ini berisi catatan pemikiran yang ditulis da Vinci secara spontan (sehingga penuh coretan tinta). Codex Leicester dianggap memuat gagasan-gagasan brilian Leonardo da Vinci yang masih sangat orisinal.

 

Mengingat berharganya hasil pemikiran da Vinci, tak heran jika buku setebal 72 halaman ini dibandrol seharga Rp410 miliar. Menariknya lagi, buku ini ibarat warisan turun-temurun. Ada julukan bagi orang yang menjadi pemilik Codex Leicester, yaitu Hammer Codex. Buku legendaris ini pun berpindah tangan dari Giovanni della Porta, Giuseppe, Ghezzi, Thomas Coke, Earl of Leicester, dan terakhir dipinang oleh Bill Gates sejak 1994 hingga kini.

 

The First Folio Karya William Shakespeare

Sumber: The Conversation

 

Apabila dunia musik punya Mozart sebagai maestro, dunia sastra punya Shakespeare. Salah satu karya Shakespeare yang fenomenal berjudul The First Folio dan dicetak pertama kali tahun 1623. Judul asli buku ini adalah The Comedy, History, & Tragedy William Shakespeare. Buku ini didaulat sebagai karya paling abadi dalam kesusastraan Inggris, mengingat nama besar Shakespeare yang tak diragukan lagi.

 

Sebagaimana karya Shakespeare lain, buku ini merupakan kumpulan 36 naskah drama yang hanya ada 750 salinan asli di seluruh dunia. Saat ini tersisa 228 saja, sehingga para kolektor buku pun memburunya. Pada tahun 2001, buku ini berhasil dibawa pulang seharga Rp88 miliar oleh Paul Allen, salah satu pendiri Microsoft yang juga pecinta sastra.

 

The Canterbury Tales Karya Geoffrey Chaucer

Sumber: amazon.in

 

Buku yang ditulis oleh Geoffrey Chaucer ini berisi 24 rangkaian cerita yang memanjang lebih dari 17.000 baris. Sejak pertama kali dipublikasikan penerbit buku pada tahun 1477, disebutkan hanya ada 12 salinan The Canterbury Tales di seluruh dunia.

 

Salah satu keunikan buku ini adalah Geoffrey Chaucer tidak benar-benar merampungkannya. Tidak ada yang tahu alasan pasti sang penulis menghentikan cerita, apakah karena habis ide atau memang dibuat open ending. Yang pasti, buku karya The Father of English Literature ini dinilai layak diberi harga Rp99 miliar karena kemisteriusannya.

 

The Tales of Beedle the Bard Karya J.K. Rowling

Sumber: wikipedia.com

 

Para potterhead (sebutan nama fans Harry Potter) tentu telah akrab dengan buku yang diperkenalkan JK Rowling pada series Harry Potter and the Deathly Hallows. Dikisahkan bahwa The Tales of Beedle the Bard adalah buku berisi 5 dongeng anak-anak yang sangat populer di kalangan penyihir Harry Potter universe.

 

Di kehidupan nyata, buku ini hanya dibuat sejumlah 7 salinan oleh J.K. Rowling. Setiap salinan ditulis tangan dan digambar ilustrasi oleh pengarangnya sendiri. Buku yang didesain dengan sampul kulit coklat berhias batu bulan perak ini dihargai Rp58,3 juta dan menjadi salah satu buku modern paling langka di dunia.

Itulah 5 buku termahal di dunia yang harganya bikin geleng-geleng kepala. Benar, kan? Jika karya yang dibuat oleh jasa menulis buku murah harganya berkisar puluhan hingga ratusan ribu, kelima buku di atas harganya jauh berada di level langit yang hanya dapat dijangkau para kolektor kaya dunia. Bagaimana? Tertarik memilikinya?

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.