Sebuah karya lahir setelah melalui beberapa proses yang panjang. Oleh karena itu, setiap orang yang ingin menciptakan karya akan melakukan tahapan demi tahapannya dengan penuh kehati-hatian agar hasil dari yang mereka inginkan bagus dan sesuai harapan. Ini juga terjadi pada seorang penulis yang ingin menciptakan sebuah buku.

Namun, apa jadinya jika yang selama ini kita kerjakan dan kita anggap benar ternyata itu salah dan berakibat pada diri kita sendiri. Misalnya saja tentang kesalahan-kesalahan berikut ini yang sering disepelekan oleh penulis. Intip, yuk!

Sumber: journal.sociolla.com

 

Menulis tanpa Riset

Melakukan riset sebelum menulis adalah kegiatan yang harus dilakukan oleh seorang penulis. Tidak hanya penulis yang menulis naskah ilmiah yang perlu melakukan riset, tetapi penulis naskah fiksi pun juga perlu melakukan riset. Kegiatan ini bertujuan agar apa yang kita tulis tidak ada kesalahan sehingga ketika menulis kita merasa aman karena terbukti kebenarannya. Dalam riset data, kamu bisa mencari informasi-informasi yang kamu butuhkan untuk data naskahkmu.

 

Menulis tanpa Membaca

Bisa dibilang, membaca adalah kegiatan latihan menulis karena dengan membaca kita akan tahu gimana tulisan-tulisan yang bagus itu. Ya, dengan membaca kita juga bisa sekaligus belajar tentang bagaimana menyusun struktur sebuah cerita, menemukan kalimat-kalimat yang bagus, cara mengatur plot alur yang menarik, dan masih banyak lainnya. Kita juga bisa menjadikan buku yang kita baca sebagai bahan untuk mendukung tulisan.

 

Terlalu Mudah Menyerah

Duh, tulisanku kok begini ya, kurang menarik, dan sepertinya aku gak bisa menyelesaikannya.”

Siapa di sini yang ketika menulis sering mengeluh seperti kalimat di atas dan langsung berhenti menulis? Kalau kamu pernah mengeluh dan berpikiran seperti kalimat di atas, itu artinya kamu mudah menyerah dan tidak percaya diri. Ini bukanlah kebiasaan seorang penulis yang baik karena seorang penulis pasti tidak akan mudah menyerah begitu saja. Soal bagus atau tidaknya tulisan yang kamu buat, itu bisa dibicarakan nanti ketika tulisanmu selesai. Yang penting adalah selesaikan dulu.

 

Tidak Suka Menerima Kritik

Setelah mengalahkan keraguan dan ketidakpercayaandiri untuk memulai menulis, selanjutnya sebagai seorang penulis juga harus mau menerima kritik. Memang sebagian orang yang ingin menulis tiba-tiba tidak jadi menulis karena merasa takut dinilai atau mendapatkan kritik dari orang lain. Misalnya juga ketika kita sudah menyerahkan hasil tulisan ke editor naskah untuk menerbitkan buku di suatu penerbit buku, lalu sang editor memberikan masukan dan saran perbaikan. Nah, ini juga bisa disebut sebagai kritik.

Sumber: piqsels.com

Sebenarnya, kritik adalah hal yang sangat berguna bagi seseorang, termasuk penulis karena dengan adanya kritik bisa membuat meningkatkan kemampuan penulis itu sendiri. Hal ini karena biasanya, kritik yang disampaikan mengandung hal-hal yang sifatnya bukan sanjungan, melainkan masukan-masukan atau saran. Saran inilah yang kemudian bisa menjadikan seorang penulis jadi mengevaluasi diri dan ingin lebih baik lagi.

 

Writer’s Block karena Ide Lain Tiba-Tiba Datang

Poin ini telah menjadi “penyakit” yang pernah dirasakan hampir semua penulis. Ketika sedang fokus menulis tentang satu ide tema, tiba-tiba di tengah jalan kita terpikirkan ide baru yang menurut kita juga menarik jika ditulis. Alhasil, keinginan untuk menulis ide baru tersebut pun muncul dan tulisan yang tadinya sedang ditulis tiba-tiba saja terhenti dan tidak tahu kelanjutannya gimana.

Tak sedikit penulis yang akhirnya memilih untuk menulis ide baru tersebut. Padahal, ketika ide baru berdatangan, kita bisa saja menulis ide-ide tersebut di sebuat catatan khusus untuk menjaga ide tersebut agar tidak hilang. Dengan begitu, kita jadi tetap terfokus dan melanjutkan menulis ide awal tadi.

 

Nah, itulah lima kesalahan yang dianggap sepele yang sering dilakukan penulis, apalagi penulis pemula. Sekarang, kamu sudah tahu perbaikan untuk kesalahan-kesalahan di atas. Sekarang, sudah waktunya kamu untuk melanjutkan tulisanmu. Sebagai seorang penulis, baik itu penulis untuk karya sendiri atau penulis yang bekerja di bidang jasa menulis buku, harus siap menghadapi rintangan-rintangan yang bisa membuat kita salah atau bahkan berhenti menulis. Jadi, perbaiki teknik menulismu sekarang, ya.

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.