Sumber: pexels.com

Seberapa banyak buku yang telah kamu baca hingga detik ini? Bagaimana alur cerita yang disajikan dalam buku tersebut? Apakah sebagian besar sudah bisa kamu tebak?

Jika jawabannya “iya”, itu berarti cerita yang disajikan bisa dibilang biasa saja. Untuk menghindari alur yang biasa saja itu, dibutuhkan sentuhan khusus, seperti plot twist dalam cerita. Plot twist adalah sebuah perubahan alur secara tiba-tiba dalam suatu kisah di luar ekspektasi penikmat karya tersebut. Plot twist juga bisa diartikan sebagai ending yang dapat mengejutkan penikmat karya. Twist yang disajikan bertujuan menghadirkan kisah atau ending yang membahagiakan atau menyedihkan. Kalau biasanya kisah romansa berakhir dengan tokoh utama hidup bersama pasangan yang diimpikan, dalam penggunaan plot twist hal itu bisa saja berubah.

Lalu, bagaimana sih caranya membuat plot twist yang menarik? Simak caranya berikut ini, ya!

 

Lenyapkan Tokoh yang Tampak Penting

Tokoh yang tampak penting ini tidak selalu dari tokoh utama. Bisa saja tokoh pendukung yang memiliki peran penting atau juru kunci dari cerita tersebut. Nah, dengan melenyapkan tokoh penting ini bisa membuat pembaca terkejut dan bertanya-tanya mengenai kelanjutan cerita. Dengan begitu, pembaca akan semakin kepo pada kelanjutan ceritanya. Namun perlu diingat, perlu pertimbangan yang matang ketika akan melenyapkan tokoh penting ini, seperti bagaimana cara melenyapkan yang tetap masuk akal dan cerita tetap berlanjut dengan mulus.

Sumber: pexels.com

Ungkap Plot Twist melalui Karakter

Plot twist tidak selalu harus diceritakan dengan sebuah narasi panjang yang menjelaskan bagaimana plot twist itu terjadi. Kita bisa membuat kondisi yang membuat salah satu karakter mengungkapkan twist dari cerita. Dengan memfungsikan karakter ini, plot twist yang diciptakan akan terkesan alami dan tidak dipaksakan sehingga pembaca bisa lebih menerima alur cerita. Kita bebas menggunakan karakter mana untuk hal ini, bisa karakter antagonis, protagonis, maupun tritagonis.

Letakkan Peran Kunci pada Tokoh Minor

Cara selanjutnya adalah dengan membuat tokoh minor atau tokoh yang dianggap tidak memiliki peran penting tersebut menjadi tokoh yang berpengaruh pada jalannya cerita. Perubahan tersebut dihadirkan sedemikian rupa dalam proses jalannya cerita. Hidupkan tokoh-tokoh, seperti pedagang sayuran, sopir pribadi, satpam, atau tokoh apa saja yang terlihat tidak begitu banyak berdialog dan muncul dalam sebuah cerita. Buat tokoh-tokoh ini menjadi saksi sebuah peristiwa besar, satu-satunya orang yang diajak bercerita oleh tokoh utama, dan sebagainya.

 

Nah, itu dia cara-cara yang bisa kamu terapkan untuk membuat plot twist dalam cerita. Namun jangan khawatir, pembuatan plot twist ini tidak serta-merta harus kamu pikir sendiri. Perusahaan penerbit buku biasanya menyediakan editor yang dapat kamu ajak diskusi mengenai alur cerita yang ingin kamu buat, lho! 

Untuk memperkaya ide membuat plot twist tersebut, kamu bisa membaca buku-buku yang diterbitkan oleh penerbit internasional atau nasional, seperti penerbit buku Malang, penerbit buku Bandung, penerbit buku Jogja, dan lain sebagainya.

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.