Terkadang, kita sering menjumpai buku yang awal ceritaya diawali dengan kalimat-kalimat yang menggambarkan garis besar cerita buku tersebut. Nah, jika kamu belum tahu, itulah yang disebut sebagai premis cerita. Yap, premis bisa disebut sebagai ide utama dalam sebuah cerita yang akan ditulis. Biasanya, premis ini hanya terdiri dari satu sampai dua kalimat pendek. Namun, meski terbilang pendek, tetapi kalimat tersebut sudah memuat gambaran isi cerita.

Selengkapnya, gimana sih premis cerita itu dan apakah penting membuat premis cerita? Simak jawabannya dalam artikel berikut, ya!

Sumber: pexels.com

Seberapa Penting Premis Itu?

Ratusan lembar isi cerita novel yang dikemas dalam plot atau alur yang menarik bisa disimpulkan dengan singkat melalui premis. Sebenarnya, premis cerita tidak hanya ada di novel yang merupakan karya fiksi, tetapi ada beberapa karya nonfiksi yang menggunakan premis di awal ceritanya. Pada karya fiksi, ide utama ini merupakan gambaran utama alur cerita, sedangkan dalam karya nonfiksi, premis bisa membantu penulis melakukan riset untuk menunjang penulisan naskah yang lebih kompleks. Intinya, premis dibuat sebagai panduan bagi penulis dalam membuat dan mengembangkan ide naskah agar tulisan tidak jauh melebar ke mana-mana.

Mengingat bahwa premis merupakan ide utama dalam menulis dan mengembangkan cerita maka hadirnya premis memiliki peran yang penting. Peran ini bisa kita lihat dari tujuan dibuatnya premis, yaitu sebagai panduan bagi penulis selama menulis cerita agar tetap pada alur cerita yang direncanakan. Berangkat dari premis, seorang penulis kemudian dapat mewujudkan ide-ide besarnya. Maka dari itu, jika kamu ingin membuat sebuah novel, buatlah premisnya terlebih dahulu. Selain itu, premis juga bisa digunakan untuk mencegah writer’s block karena penulis akan teringat apa yang ingin ditulis untuk ceritanya itu dari premis yang dibuat di awal.

 

Tiga Elemen dalam Premis

Setelah mengetahui pentingnya membuat premis, kini saatnya untuk praktik membuatnya. Ketika ingin membuat premis, ada tiga elemen utama yang harus ada. Ketiga elemen tersebut adalah tokoh utama, goals, dan rintangan. Pada elemen yang pertama, premis harus menjelaskan siapa tokoh protagonis dalam cerita yang dibuat dengan menyebutkan namanya.

Elemen kedua adalah goals atau tujuan utama cerita. Tujuan ini memuat apa yang ingin dilakukan oleh tokoh protagonis atau tokoh utama tadi. Untuk elemen selanjutnya adalah rintangan atau penghalang, di mana terdapat kalimat yang menjelaskan situasi cerita yang dialami tokoh utama dalam mencapai tujuan ceritanya. Situasi ini biasanya lebih mengarah ke permasalahan atau rintangan yang harus dilalui oleh tokoh protagonis.

Sumber: pxhere.com

 

Contoh Premis dalam Cerita

Dari ketiga elemen di atas, jika kita coba terapkan untuk membuat premis, beginilah kiranya kalimat premisnya. “Kinan adalah seorang pekerja pabrik yang tidak ingin sisa hidupnya dihabiskan dengan bekerja saja dan ingin belajar banyak hal lain. Namun, untuk bisa mencapai itu dia harus berjuang belajar banyak hal yang di luar kemampuannya.”

Dari contoh premis tersebut, diketahui jika dalam cerita ada tokoh protagonis atau tokoh utama bernama Kinan, di mana Kinan adalah seorang pekerja pabrik. Selanjutnya, tujuan tokoh Kinan tidak ingin hidupnya dihabiskan dengan bekerja saja, tetapi dia ingin belajar banyak hal lainnya. Untuk bisa mencapai keinginannya tersebut, Kinan harus belajar banyak hal, walaupun itu di luar kemampuannya.

 

Itulah premis cerita. Bagaimana, apa sudah mulai tergambar kamu akan membuat premis cerita yang seperti apa untuk memulai tulisanmu? Selain dari beberapa hal di atas, kamu juga bisa menemukan hal lainnya terkait premis dari e-course kepenulisan yang bisa kamu beli.

Kalaupun kamu masih belum mempunyai naskah dan sudah tergambar premis ceritanya, tidak masalah. Kamu bisa mencari jasa ghostwriter untuk membantu menuliskan naskahmu. Jangan lupa untuk menyampaikan premis yang kamu buat agar penulisan naskah cerita tidak keluar dari premis yang kamu inginkan.

Jadi, apa premis ceritamu?

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0
image/svg+xml

No products in the cart.