Sumber: style.tribunnewscom.

Siapa di sini yang ngaku anak 90-an?

Kalau memang benar-benar anak 90-an, pasti kalian ngerasain dong betapa jauh perbedaan teknologi antara zaman sekarang dengan tahun 90-an. Dulu, sebelum ada akses internet secanggih sekarang, generasi 90-an pasti akrab dengan beberapa buku pendukung ketika belajar. Tentunya, jika kalian memang masuk dalam generasi ini, pasti akan sangat terasa kenangan dan juga sejarah dari buku-buku ini. Kalian patut bersyukur loh masih sempat menggunakan buku-buku ini sebagai pendukung belajar karena anak-anak pada generasi sekarang tidak tahu betapa serunya belajar lewat buku-buku ini.

Buku-buku apa aja sih yang dari tadi dibahas? Simak penjelasan setiap buku berikut ini, ya!

RPUL dan RPAL

Sumber: bukalapak.com

RPUL (Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap) dan RPAL (Rangkuman Pengetahuan Alam Lengkap) adalah dua Google-nya anak 90-an. Bagaimana tidak? RPAL berisi data-data dan informasi lengkap dalam lingkup Negara Indonesia maupun dunia yang berasal dari berbagai sumber tepercaya. Sementara RPAL, berisi penjelasan tentang alam semesta yang lebih umum, termasuk penjelasan tentang flora dan fauna. Jadi, wajar kalau dua buku ini disebut Google-nya anak 90-an.

Sari Kata Bahasa Indonesia

Sumber: shopee.co.id

Buku yang identik dengan sampul hijau ini memuat banyak informasi yang dibutuhkan terkait bahasa Indonesia, mulai dari tata bahasa, kata serapan, kata baku dan tidak baku, majas, pantun, serta masih banyak lagi. Anak 90-an menggunakan buku ini sebagai pedoman penulisan bahasa Indonesia. Namun dengan semakin berkembang zaman, pedoman yang digunakan juga semakin berkembang. Kini kita menggunakan PUEBI dan KBBI sebagai pedoman penggunaan bahasa Indonesia. Tak hanya itu, pada zaman sekarang, untuk mengasah kemampuan kita pada bidang kepenulisan kita juga bisa mengikuti e-course kepenulisan yang sekarang ini sudah banyak dan mudah diakses.

Kamus Lengkap

Sumber: bukukamus.com

Anak generasi 90-an pasti belum merasa keren jika belum menenteng jenis buku satu ini. Ya, kamus bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Semakin banyak jumlah kosakata yang dicantumkan pada judul kamus, akan semakin menambah pula kepercayaan diri ketika memilikinya. Sebelum ada Google Translate seperti sekarang, anak 90-an selalu membawa kamus ini ketika pelajaran bahasa Inggris di sekolah.

Atlas

Sumber: bukalapak.com

Untuk mengetahui bagaimana tata letak Negara Indonesia dan negara-negara lain di dunia, anak 90-an mengandalkan atlas. Tidak hanya tata letak, atlas juga memuat penjelasan tentang kota, sungai, pegunungan, laut, danau, dan selat yang ada di Indonesia secara lengkap. Kamu sebagai generasi 90-an pasti sangat ingat kalau di bagian tengah atlas terdapat peta dunia beserta kota-kota kecilnya.

Buku UUD 1945

Sumber: dream.co.id

Pada masa sekolah dulu, rasanya kurang lengkap jika belum pernah diminta guru untuk menghafal Pembukaan UUD 1945. Untuk menghafal itu, siswa diminta untuk mempelajarinya pada buku UUD 1945. Buku dengan ukuran yang lumayan kecil ini menjadi buku wajib yang harus selalu dibawa ketika sekolah, loh.

Buku Pintar

Sumber: goodnewsfromindonesia.id

Generasi 90-an pasti juga tidak akan lupa dengan buku satu ini, yakni buku yang berisi ringkasan materi pelajaran. Dengan adanya buku ini, anak 90-an lebih mudah memahami pelajaran sekolah. Karena disajikan dengan ringkas dan lengkap, buku ini juga menjadi lebih mudah untuk dihafal isinya.

Pepak Bahasa Jawa

Sumber: shopee.co.id

Kalau kamu generasi 90-an yang tinggal di Pulau Jawa, pasti tidak asing dengan buku Pepak Bahasa Jawa. Buku ini sama halnya dengan Sari Kata Bahasa Indonesia, bedanya adalah kalau buku Pepak Bahasa Jawa isinya tentang kaidah dan pedoman bahasa Jawa. Kalau sedang diminta guru untuk menuliskan aksara Jawa, pasti yang dibuka ya buku Pepak Bahasa Jawa ini.

 

Sebenarnya, pada zaman sekarang pun buku-buku ini juga masih ada di pasaran loh, penerbit buku Malang adalah salah satu yang masih memproduksi buku-buku ini. Nah, dari beberapa buku yang sudah kita kenang bersama, buku apa saja yang pernah kamu miliki?

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.