Sumber: shopee.co.id

Si Kancil. Apa yang terlintas di benakmu ketika mendengar kata itu? Pasti sebuah dongeng legendaris dengan pelajaran moral di dalamnya, kan? Dongeng yang sering kali dibacakan oleh orang tuamu ketika masih kecil dulu ini memiliki eksistensi yang begitu tinggi di kalangan anak-anak, khususnya.

Nah, di bawah ini ada beberapa dongeng Si Kancil yang akan membuatmu kembali bertamasya pada masa kecil. Simak, yuk!

Si Kancil Mencuri Mentimun

Sumber: tokopedia.com

Suatu hari kancil sedang berjalan-jalan santuy keluar hutan menuju kebun Pak Tani. Di kebun itu, kancil melihat ada banyak mentimun. Tanpa pikir panjang, bergegaslah ia memakan timun-timun itu.

Perbuatan ini ia lakukan terus-menerus. Sampai suatu ketika Pak Tani menyadari timunnya banyak yang hilang. Pak Tani pun membuat perangkap untuk menangkap si pencuri. Perangkap yang dibuat Pak Tani ternyata berhasil menjebak kancil.

Sebagai ganti agar tidak mencuri lagi, kancil diberi Pak Tani biji mentimun untuk ditanam sendiri di hutan. Wow! Kalau jadi Pak Tani, apakah kamu juga melakukan hal yang sama?

Si Kancil Mengelabuhi Buaya

Sumber: shopee.co.id

Suatu ketika kancil ingin menyeberangi sungai. Namun karena tak bisa berenang, muncullah ide kancil untuk mengelabuhi buaya yang ada di dekat sungai.

Dengan cerdik, kancil mengatakan kalau Raja Hutan akan memberikan daging kepada para buaya. Namun, sebelum membagikan daging, ia harus menghitung seluruh buaya yang ada di sungai.

Dengan gembira, seluruh buaya pun menurut dan berjejer di sungai hingga membentuk suatu jembatan. Kancil bergegas melewati satu per satu badan buaya. Sesampainya di seberang, kancil berkata “Terima kasih buaya, berkat kalian aku bisa menyeberangi sungai ini”.

Hmm, ternyata si Kancil telah menipu buaya. Kamu jangan jadi pembohong seperti kancil, ya!

Si Kancil dan Jerapah yang Sombong

Sumber: shopee.co.id

Di hutan, jerapah adalah hewan yang sering kali berbuat semena-mena kepada penghuni lainnya. Kancil pun kesal melihat perilaku jerapah. Kancil lalu menantang jerapah adu lari dengannya. Jerapah menyanggupinya dengan sombong. Namun, di tengah lomba itu, jerapah tersandung ranting pohon hingga terluka.

Kancil dan hewan lain menolongnya. Melihat itu, jerapah merasa bersalah telah berbuat jahat pada mereka. Ia pun meminta maaf dan berkat kejadian itu, semua hewan hidup rukun di hutan.

Sebagai manusia, kamu juga tidak boleh jahat, ya!

Si Kancil Dikelabuhi Siput

Sumber: bukalapak.com

Ternyata, kancil juga pernah menyombongkan diri karena kecerdikan yang dimiliki, lho! Tentu, banyak hewan yang kesal dengannya, termasuk siput. Sampai suatu hari siput menantang kancil berlari.

Hmm, apa yang ada di benakmu ketika siput menantang kancil berlari? Jangan salah! Dengan kecerdikan yang dimiliki siput, ia berhasil mengalahkan kancil, lho! Ia bekerja sama dengan siput lainnya untuk mengelabuhi si Kancil.

Sebelum perlombaan, semua siput sudah berada di posisi masing-masing, termasuk di garis finish! Kancil tidak tahu kalau setiap siput yang ditemuinya adalah siput yang berbeda.

Kalau kamu cerdas, jangan sombong seperti kancil, ya!

Si Kancil Menjebak Kerbau

Sumber: tokopedia.com

Tahu enggak? Ternyata kancil enggak kapok nyuri timun di ladang Pak Tani, lho! Dia malah mengajak kerbau untuk melakukan hal yang sama. Hmmm. Namun, saat melakukan aksinya ini, kancil bersembunyi di balik badan kerbau yang besar.

Nah, pada saat ketahuan Pak Tani, jelas yang ditangkap adalah si kerbau. Kamu kalau diajak untuk melakukan hal yang buruk oleh orang lain, jangan mau ya!

 

Dari kelima cerita Si Kancil di atas, pasti kamu sudah bisa mengambil pelajaran moral yang ada di dalamnya kan? Nah, bagi kamu yang hobi membaca dongeng, kamu juga bisa menulis dongeng sendiri lho!

Banyak penerbit buku yang akan menerima karyamu! Kalau kamu berdomisili di Malang misalnya, kamu bisa menyetorkan karyamu ke salah satu penerbit buku Malang atau penerbit di kota lainnya. Melalui jasa penerbitan, karyamu akan melalui proses editing oleh editor buku supaya lebih indah dan sesuai kaidah. Coba, yuk!

 

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.