Apa itu blurb? Blurb adalah salah satu unsur yang sering kali tidak dipahami oleh para penulis terutama penulis pemula. Blurb itu sebenarnya sama seperti sinopsis. Sayangnya, tidak banyak penulis pemula yang mengetahui cara menulis blurb. Lalu bagaimana caranya menulis blurb untuk sebuah buku?

Penulisan Blurb

Penulisan blurb tidak hanya untuk buku fiksi seperti novel maupun antologi saja, tetapi dapat digunakan pula dalam karya nonfiksi. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh penulis pemula untuk memulai menulis sebuah blurb. Tidak semua penulis menerapkan langkah-langkah ini. Setiap penulis memiliki gaya dan ciri khas tersendiri dalam menulis blurb. Bagi penulis pemula, kemungkinan langkah-langkah ini dapat membantu dalam penulisan blurb. Berikut adalah beberapa langkah dalam menulis blurb yang dapat dilakukan oleh penulis pemula.

Kaitkan dengan fenomena saat ini

Memang, tidak semua karya yang kita tulis berangkat dari sebuah permasalahan. Ada beberapa penulis yang membuat sebuah karya hanya sebagai hiburan semata. Akan tetapi, ketika menulis sebuah blurb untuk ditaruh di bagian belakang buku alangkah baiknya kalau dikaitkan ide tulisan kita dengan fenomena yang cocok dengan ide tulisan kita dan tengah terjadi saat ini. Mengapa? Blurb dapat dikatakan sebagai ‘juru kunci’ dari sebuah buku agar dilirik oleh para pembaca. Ketika kita mencantumkan fenomena yang tengah terjadi di masyarakat, para pembaca akan merasakan apa yang kita rasakan.

Jangan menulis blurb dengan bertele-tele

Namanya juga blurb atau sinopsis. Sinopsis pasti ditulis dengan singkat, padat, dan jelas. Jangan bertele-tele apalagi mengulang kata-kata yang sudah ditulis. Mungkin blurb juga dituliskan secara misterius. Mengapa? Semua ini dilakukan agar pembaca semakin penasaran dengan isi buku yang kita tulis. Ini bisa menambah nilai jual dari buku kita. Ketika para pembaca tertarik setelah membaca blurb yang singkat seperti hubungan para milenial saat ini, maka tidak ada yang menjamin kalau pembaca tidak akan membeli buku kita.

Blurb bisa digunakan sebagai bentuk promosi

Bagaimana caranya sebait blurb dapat digunakan sebagai sebuah bentuk promosi? Selain menuliskan blurb dengan penuh misterius, penulisan blurb juga dapat dicantumkan mengenai beberapa kelebihan dari buku kita. Kita juga dapat membandingkan kelebihan karya kita yang tidak dimiliki oleh penulis lain. Tentunya, di saat kita membandingkan kelebihan karya kita dengan karya orang lain, jangan mengandung unsur menjatuhkan orang lain. Tetaplah bersaing secara sehat antarpenulis karena setiap pembaca memiliki penilaian dan persepsi sendiri terhadap masing-masing karya. Pembaca yang lebih tahu kekurangan dan kelebihan buku yang kita tulis dengan buku dari penulis lain.

Lalu bagaimana sebuah blurb dapat menarik para pembaca? Seperti yang telah dijelaskan, ketika penulis membuat sebuah blurb yang penuh dengan misterius dan tidak bertele-tele maka pembaca akan semakin tertarik untuk membaca isi dari buku kita. Terlebih lagi jika buku kita dipasarkan di toko buku dan diberi shrink plastic atau sampul plastik sebagai pembungkus yang tidak bisa dibuka oleh pengunjung. Ini bisa menjadi nilai jual yang sangat bagus untuk penulis. Oleh karena itu, agar pembaca semakin tertarik dengan buku yang kita tulis maka buatlah blurb yang dapat ‘menggugah selera’ para pembaca untuk membedah tulisan kita.

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.