Sumber: catatansihamdan.blogspot.com

Saat melihat tulisan dokter, kamu pasti berpikir apa sih maksud dari tulisan ini? dan kamu pun akan langsung menghakimi kalau tulisannya tidak bisa dibaca. Bahkan, banyak orang yang menjadikan candaan bahwa orang dengan tulisan tidak rapi alias seperti ceker ayam ini berbakat menjadi dokter. Wah, pernyataan yang sungguh tidak berdasar ya, hehe. Namun, apa kamu tahu bahwa tulisan ala dokter itu bukanlah tulisan mereka sebenarnya? Ya, tulisan ala dokter sesungguhnya adalah sandi rahasia antara dokter dengan apoteker. Menulisnya pun tak bisa sembarangan, ada cabang ilmunya sendiri yang dinamakan stenografi.

 

Ilmu Menulis Singkat dari Yunani

Stenografi adalah ilmu menulis singkat dari Yunani. Ilmu ini sudah digunakan oleh orang Yunani kuno sejak zaman ke-4 SM. Penulisan stenografi yang pendek dan singkat memungkinkan kita untuk menulis dengan cepat. Penulisan stenografi bisa pendek dan singkat karena tulisan ini menggunakan tanda khusus yang lebih singkat dibandingkan dengan tulisan awal. Melalui stenografi, penulisan satu huruf yang awalnya membutuhkan empat gerakan bisa dipangkas hingga menjadi satu gerakan saja.

Stenografi ini telah melalui jalan panjang hingga sampai pada kertas resep dokter milikmu. Bermula dari bangsa Yunani kuno yang kemudian menyebar ke berbagai daerah lainnya. Cara penulisan stenografi pun mengalami perubahan dan perkembangan seiring dengan berjalannya waktu. Selain itu juga terdapat berbagai cara penulisan yang berbeda antara satu ahli dengan ahli lainnya. Di Indonesia sendiri sistem stenografi yang digunakan adalah sistem Karundeng. Apakah kamu pernah menemukan stenografi di jasa penulisan buku Malang, jasa penulisan buku Bandung, atau jasa penulisan buku lain di sekitarmu?

 

Beberapa Bidang Pengguna Stenografi

Setelah mengetahui tentang stenografi, apakah kamu bisa menebak bidang apa saja yang menggunakan ilmu ini? Stenografi memang tidak hanya digunakan dalam bidang kedokteran saja. Tujuan dari stenografi sendiri yang menyajikan tulisan secara singkat dan lebih cepat membuat beberapa bidang lain melirik dan menggunakannya. Sebut saja sekretaris dan administrasi perkantoran. Dalam hal ini stenografi biasa digunakan untuk mencatat berita atau pesan melalui pesawat telepon maupun berupa sandi bagi para operator sekretaris dan petugas bandar, hingga menerjemahkan rekaman hasil sidang atau rapat.

Demi mendukung penguasaan stenografi ini, berbagai cara dilakukan. Mulai dari matakuliah stenografi untuk jurusan sekretaris dan administrasi perkantoran, hingga berbagai pelatihan, baik pelatihan kepenulisan langsung maupun e-course kepenulisan. Salah satunya adalah Pelatihan Menulis Cepat (Stenografi) yang dilakukan oleh Pusdiklat Sekjen DPR RI. Namun, meski sudah menguasai stenografi kamu tidak bisa serta-merta dipekerjakan begitu saja, loh. Misalnya reporter pengadilan, dibutuhkan lisensi agar kamu diperbolehkan dan dipercaya menuliskan atau membaca sebuah stenografi. Lisensi ini dapat menggunakan sertifikat dari Asosiasi Reporter Pengadilan Nasional. Asosiasi ini jugalah yang memiliki kewenangan untuk mengesahkan seorang stenografer.

 

Bisa dikatakan, stenografi membuat penulisan menjadi singkat dan juga mudah. Ya, dikatakan mudah karena 99% tulisan stenografi akan sama persis seperti yang diucapkan oleh penuturnya. Adanya teknik menulis ini tentu juga sangat membantu bidang-bidang tertentu, terutama para dokter. Tentu, resep obatmu tak mungkin menggunakan bahan-bahan yang berbahaya. Namun, bila dokter tidak menuliskan resep obat menggunakan stenografi, bisa jadi penerima resep memilih menyusun resepnya sendiri alih-alih memberikannya kepada apoteker. Akibatnya, bisa jadi bukan kesembuhan yang diperoleh justru kesalahan dalam pengobatan. Namun, tetap tak ada salahnya untuk mengetahui ilmu ini. Apakah kamu tertarik untuk mempelajarinya?

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.