Ghost writer (Penulis Bayangan) adalah penulis professional bergengsi yang dibayar karena bekerja menulis buku,cerita,artikel,teks, pidato dan jenis tulisan lainnya layaknya seperti penulis. Perbedaan dengan penulis lainnya ghost writer tidak mencantumkan namanya namun, mencantumkan orang lain yang menggunakan jasanya.

Di negara maju, para tokoh, politisi, selebritis, eksekutif, menyewa jasanya untuk menuliskan buku, artikel di media, sampai membuat autobiografi. Jasa”ghost writer“juga kerap dipakai untuk menulis lirik lagu sampai sekenario film.

Sudah banyak tokoh besar memakai jasa ghost writer. Buku autobiografi Henry Ford konon juga ditulis oleh”ghost writer. Bahkan hampir semua pidato tokoh dan kepala negara atau kepala pemerintahan ditulis oleh”ghost writer“atau”disebut juga”speechwriter.

1.”Sifatnya seperti Hantu

Ghost Writer seperti hantu yang misterius, tidak mencantumkan nama dalam karya-karyanya. Yang tercantum adalah nama klien atau orang yang memakai jasanya.

Misalnya pada buku autobiografi, jika penulis biasa akan mencantumkan namanya, jika memakai jasanya maka ditulis dengan ghost writer.

2.”Berperan menjadi Klien

Ghost writer bekerja seperti editor di media massa, yaitu meramu tulisan dan memperindahnya. Hanya saja, apa yang ditulis oleh”ghost writer“haruslah berdasarkan pikiran atau cerita dari klien. Tidak boleh sepenuhnya mengarang sendiri.

Seorang”ghost writer“harus menulis sesuai pikiran kliennya. Dia harus mampu membaca gaya berpikir dan gaya berkomunikasi klien. Ketika menulis, seorang”ghost writer“seolah-olah menjelma menjadi si klien.

3. Memiliki hubungan baik dengan klien

Ghost writer harus menjalin hubungan baik dengan klien supaya mengetahui kehidupan dan belajar topic yang menjad pemikiran kliennya.

Maka biasanya seorang tokoh hanya cocok dengan satu orang”ghost writer“dan tidak pernah berganti-ganti jika sudah ketemu dan cocok.

Sumber tulisan kemudian diperoleh dari kedekatan dan diskusi yang dilakukan secara intens.

4.”Perlu Persetujuan Dua Pihak

Perlu persetujuan dua pihak diantara ghost writer dan penulisnya. Karena hasil karya tersebut milik kliennya. Tanggung jawab ada pada kliennya karena nama penulis adalah nama klien. Jadi persetujuan klien diperlukan untuk memerikasa apakah tulisan sudah sesuai atau perlu direvisi lagi.

5.”Tidak Dikenal (Misterius)

Sebab kerja rahasia dan namanya yang tidak ditampilkan, banyak”ghost writer“yang tidak dikenal dan sulit melacak keberadaannya. Orang lebih mengenal klien atau tokoh yang memakai jasanya.

Ghost writer“termasuk dalam jajaran asisten atau konsultan yang bekerja mendampingi dan mensukseskan orang lain melalui tulisan. Misteri itulah yang perlu Anda katahui.

 

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.