Sumber: liputan6.com

Apa yang pertama kali muncul di benak kamu ketika mendengar kata “buku pendidikan”?

Apakah buku paket yang tebal?

Ataukah buku LKS yang penuh soal-soal?

Belum banyak yang mengetahui bahwa sejatinya terdapat empat jenis buku pendidikan. Setiap jenis buku mempunyai karakteristik dan sasaran pembaca yang berbeda. Oleh karena itu, tujuan kategorisasi buku ini adalah untuk memudahkan proses pembelajaran sesuai jenjang pendidikan. Berikut ulasan tentang empat jenis buku pendidikan yang perlu kamu ketahui.

Buku Ajar

Sumber: shopee.co.id

Dalam pembelajaran di kelas, dosen atau guru membutuhkan buku ajar sebagai pendamping materi yang disampaikan. Adanya buku ajar dimaksudkan agar memudahkan komunikasi dan penyampaian informasi dari pengajar ke peserta didik. Biasanya diterbitkan setelah mendapat pengesahan dari Dinas Pendidikan.

Ciri-ciri buku ajar secara umum, di antaranya ditulis oleh pakar keilmuan tertentu berdasarkan rencana pembelajaran. Isinya bersifat mindful dan berupaya menghadirkan perspektif baru tentang suatu ilmu pengetahuan. Materi pada buku ajar menggunakan bahasa baku sesuai kaidah yang dikemas secara padat, jelas, dan relevan dengan kurikulum. Contoh buku ajar, misalnya buku materi, buku teks, buku paket, buku latihan soal, dan buku panduan belajar.

Buku Diktat

Sumber: shopee.co.id

Berbeda dengan buku ajar yang memuat ilmu pengetahuan secara umum, buku diktat bersifat lebih khusus. Buku diktat kerap dipakai sebagai pendamping suatu mata kuliah tertentu dan dibuat oleh dosen pengampu. Maka dari itu, yang bisa mengakses buku diktat biasanya hanya dari kalangan yang menerima kuliah dari dosen bersangkutan.

Ciri-ciri buku diktat secara garis besar, yakni ditulis oleh pengampu suatu mata kuliah tertentu dengan dilengkapi sumber referensi yang komprehensif. Buku ini disajikan dalam bahasa formal sesuai kaidah penulisan ilmiah.

Contoh buku diktat, misalnya kamu mengikuti mata kuliah Psikolinguistik. Lantas dosenmu membagikan buku (biasanya tidak seberapa tebal) tentang materi Psikolinguistik sesuai yang diajarkan. Itulah yang dinamakan buku diktat.

 

Buku Referensi

Sumber: shopee.co.id

Buku referensi sekilas hampir mirip dengan buku ajar. Yang membedakan adalah buku referensi dapat diakses oleh masyarakat secara luas karena telah dipublikasikan dengan ISBN. Sesuai namanya, buku referensi harus memuat informasi yang padat dan komprehensif sehingga dapat dijadikan referensi (sitasi) dalam suatu bidang keilmuan.

Adapun karakteristik buku referensi yang paling menonjol adalah dibuat berdasarkan hasil penelitian/pengamatan oleh ahli. Secara fisik, buku referensi dikemas minimal setebal 40 lembar dengan ukuran kertas UNESCO (15,5 cm x 23 cm). Buku jenis ini lazimnya dipublikasikan secara luas dan telah memiliki ISBN. Contohnya, seperti buku hasil penelitian, buku tinjauan teori, ensiklopedia, buku statistik, dan sebagainya.

 

Modul

Sumber: sinau-thewe.com

Modul hampir serupa dengan buku diktat, tetapi cakupannya lebih kecil. Modul diberikan kepada peserta didik untuk dipelajari sendiri sehingga pengemasannya lebih sistematis dan praktis. Modul bertujuan agar peserta didik lebih memahami tentang suatu materi yang telah diajarkan.

Yang membedakan modul dengan buku pendidikan lain adalah penyusunannya lebih sederhana dan bersifat aplikatif. Tujuannya agar dapat membuka potensi bagi peserta didik untuk belajar mandiri dengan mengembangkan kemampuan masing-masing. Alhasil, peserta didik pun lebih aktif terlibat dalam pembelajaran. Bahasa yang digunakan baku, tetapi tidak sekaku diktat atau buku ajar.

Contoh modul, misalnya ada seorang guru Bahasa Inggris mengajar tentang materi procedure text. Guru tersebut adalah seorang penulis buku Malang yang ingin membuat pendamping materi berisi bagaimana mengaplikasikan procedure text dalam aktivitas sehari-sehari melalui ragam percakapan. Buku yang ditulis guru tersebut bisa termasuk jenis modul.

Itulah jenis-jenis buku pendidikan yang perlu kamu ketahui. Sekarang ini untuk mendapatkan buku berkualitas sudah lebih mudah. Hampir di setiap kota telah ada penerbit yang membantu mempublikasikan buku pendidikan, misalnya penerbit buku Malang.

Semoga dengan banyaknya pihak yang berkontribusi dalam pembuatan buku pendidikan, semakin membantu pemerataan akses ilmu pengetahuan yang merupakan hak setiap insan.

Bagikan Ke:
Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.